Kamis, 27 Desember 2018

Tanpa Pemberitahuan

Tersiar sebuah warta
Kau pergi meninggalkan kota
Juga rasa
Rasa rindu kepada lirih suara
Saat kau menyebut nama

Memang tak terdengar kata
Namun nada bibirmu terbaca

Saat aku menyapa
Kau sampaikan berita
Kau berada di beranda

Ketika kulemparkan canda
Semula kau bersedia
Kau tau diriku pelupa
Bahwa dirimu seorang perasa

Kini aku kembali pada waktu
Aku rindu pada tipis matamu
Yang memandang lugu
Karena memang seperti itu
Cara dirimu ber-laku

Bisakah kita seperti dulu?
Yang selalu mengatur waktu
Bukan sekedar bertemu
Tetapi untuk berbagi ilmu
Juga melepas rindu
Padamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar