Hari ini memasuki hari yang ke tujuh di bulan Desember, yang juga memasuki hari ke lima sejak memulai tantangan menulis selama 31 hari. Sampai saat ini dalam menghadapi tantangan tersebut penulis masih merasa kesulitan untuk menentukan hal apa yang akan ditulis untuk menunaikan tantangan. Penulis merasa masih kesulitan dalam mencari, menemukan, hingga menentukan referensi yang bisa dijadikan sebagai bahan tulisan. Sampai pada akhirnya penulis merasa harus melihat kembali tulisan tulisan yang telah dibuat sebelumnya dan melakukan evaluasi terhadap tulisan tersebut.
Tulisan pertama yang dibuat pada hari senin tanggal 3 Desember bertepatan dengan pelaksanaan ujian semester di sekolah tempat penulis mengajar. Berawal dari rasa bosan dalam mengawas ujian, penulis mencoba untuk membuat catatan tentang hal apa saja yang terjadi dari pagi samapai waktu ujian tersebut. Tulisan ini seperti catatan lapangan yang ada dalam penelitian. Tulisan atau catatan yang menggambarkan kejadian apa saja yang terjadi pada tempat pada waktu tertentu. Pada catatan lapangan yang ada dalam penelitian, hal yang terjadi harus dituliskan secara rinci untuk mendapatkan gambaran maupun data yang lengkap untuk membuat laporan penelitian. Namun pada tulisan yang pertama ini sebuah kejadian tidak dituliskan secara rinci karena terdapat tujuan yang lain yaitu untuk memulai dan membiasakan diri untuk membuat tulisan setiap harinya.
Pada tulisan yang kedua berisi tentang keputusan untuk membuat tantangan menulis. Berawal dari sebuah keresahan bahwa tahun ini memasuki bulan yang terakhir tetapi penulis merasa tahun ini hanya akan berlalu begitu saja. Tidak ada hal hal yang berbeda ataupun yang spesial di tahun ini. Meskipun ada satu kabar baik yang didapat berkaitan dengan kegiatan penulis sebagai pengajar. Tetapi hal itu terasa tidak terlalu istimewa. Dari keresahan itulah tantangan dibuat dan dinyatakan dalam sebuah tulisan. Tantangan harus dibuat dan dinyatakan dalam bentuk tulisan sebagai bukti dan komitmen yang harus dijaga dan ditunaikan.
Tulisan ketiga dibuat dari rasa kebingungan tentang hal apa yang akan ditulis untuk menunaikan tantangan. Untuk menghilangkan rasa bingung tersebut penulis mencoba memahami apa itu menulis. Untuk itu penulis membuka dan mencari arti dari menulis dalam kbbi. Setelah ditemukan penulis langsung menyalin pengertian tersebut dan mencoba untuk membuat tulisan dari arti menulis menurut kbbi. Penulis mencoba membuat tulisan dengan menguraikan pengertian menulis menurut kbbi dengan sudut pandang penulis. Hingga selesailah tulisan tersebut, dan setelah penulis baca ulang tulisan tersebut seperti tips untuk diri sendiri -bahkan bisa jadi untuk orang lain- tentang bagaimana untuk memulai membuat tulisan.
Lanjut pada tulisan yang keempat berasal dari pertanyaan apakah penulis mampu untuk menunaikan atau menyelesaikan tantangan yang penulis buat untuk diri sendiri. Seketika pikiran penulis tertuju pada kalimat bijak dari Henry Ford yang penulis kutip untuk mengisi halaman persembahan pada skripsi yang penulis buat. Kalimat tersebut adalah "penemuan terbesar manusia adalah manusia dapat melakukan hal hal yang sebelumya mereka sangka tidak bisa mereka lakukan". Kalimat tersebut menjadi cambuk bagi penulis yang membangkitkan rasa yakin bahwa penulis bisa menyelesaikan tantangan yang dibuat. Rasa yakin bahwa tantangan tersebut bisa diselesaikan juga muncul karena penulis sudah memulai membuat tulisan untuk menyelesaikan tantangan. Rasa yakin tersebut juga terinspirasi dari kalimat bijak yang penulis buat dalam halaman persembahan pada skripsi penulis. Kalimat bijak yang penulis buat yaitu, "memulai adalah cara terbaik untuk mencapai tujuan". Sungguh sangat mengherankan dan aneh rasanya bila penulis tidak meyakini dan melaksanakan kalimat bijak ataupun motivasi yang penulis buat sendiri.
Dan tulisan kelima yaitu tulisan ini, rasanya tulisan ini muncul dari pembiasaan yang sudah dilakukan selama 4 hari sebelumnya. Meskipun masih sempat diliputi rasa bingung tentang hal apa yang akan ditulis, namun kalimat bijak ataupun motivasi yang sebelumnya disebutkan menjadi bukti bahwa memulai menjadi hal penting untuk mencapai tujuan kita. Meskipun saat ini masih belum sepenuhnya terbukti, dengan memulai suatu hal dan menjadikannya sebagai pembiasaan hal tersebut akan terekam dan disimpan oleh seluruh anggota tubuh kita. Ketika sudah menjadi kebiasaan maka selanjutnya kita akan mudah untuk melakukan hal itu sehingga kita selangkah lebih maju dalam mencapai tujuan kita yang sebelumnya kita sangka tidak bisa kita capai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar