Minggu, 16 Desember 2018

Sebuah Nilai

Dalam sebuah episode one piece, pada alur cerita perang antara bajak laut dengan angkatan laut terdapat kalimat menarik yang dilontarkan oleh seorang bajak laut. Kalimat tersebut adalah, "seorang anak yang tidak melihat atau merasakan perang dengan seorang anak yang melihat atau merasakan perang memiliki nilai yang berbeda." Pada umumnya masyarakat menganggap angkatan laut adalah keadilan dan bajak laut adalah kejahatan. Dan pada perang tersebut siapapun yang menang akan dianggap sebagai pahlawan.
Kata nilai memiliki beragam arti. Arti dari kata nilai bergantung dari kata yang mengikutinya. Nilai uang, nilai barang, nilai pelajaran, nilai diri, nilai kemanusiaan dll. Dari contoh yang sering kita dengar tersebut, kata nilai memiliki arti yang berbeda. Pada contoh tertentu kata nilai mengandung arti sebuah angka angka. Seperti nilai uang dan nilai pelajaran. Sedangkan yang lain kata nilai memiliki arti yang lebih luas, seperti nilai diri dan nilai kemuanusiaan.
Dengan sebuah nilai kita bisa membuat tolok ukur tentang kualitas barang serta kemampuan atau kualitas seseorang. Bila yang dinilai adalah sebuah barang, maka tidak begitu sulit untuk mengukur kualitas suatu barang. Dan jika pada dunia sekolah, nilai juga biasa diberikan oleh guru kepada muridnya pada pelajaran tertentu. Hal itu juga untuk mengukur kemampuan murid terhadap penguasaan pelajaran oleh seorang murid. Namun yang menjadi sulit adalah ketika kita menilai kualitas kemanusiaan, menilai kualitas diri orang lain, dan termasuk menilai kualitas diri sendiri.
Untuk menilai hal hal tersebut setiap orang memiliki standar atau tolok ukur yang berbeda. Dan setiap orangpun memiliki nilainya masing masing. Kita tidak bisa membuat kesimpulan dan menjadikannya sebuah penilaian umum terhadap nilai diri seseorang. Seperti contohnya jika seorang murid bisa berenang dan seorang murid lainnya tidak maka kita tidak bisa menilai anak itu tidak bisa olahraga. Atau contoh lain, seorang anak lebih mudah paham terhadap pelajaran matematika dari pada pelajaran ipa. Bukan berarti anak itu tidak pandai, hanya saja anak itu lebih unggul pada pelajaran tertentu.
Akan menjadi lebih sulit untuk menilai sifat sifat seseorang karena orang akan menunjukkan sifat yang berbeda pada waktu, tempat, situasi, dan orang yang berbeda. Maka dari itu yang terpenting adalah bukan tentang menilai orang lain, tetapi yang terpenting yaitu bagaimana menjaga diri kita untuk menjadi bernilai bagi kehidupan. Bukan karena kita ingin dinilai baik oleh banyak orang, tetapi karena kita sadar bahwa kita akan saling membutuhkan untuk menjaga kelangsungan kehidupan kita bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar