Senin, 17 Desember 2018

Catatan Lapangan

Dalam sebuah penelitian kualitatif, terdapat suatu hal yang harus dimiliki oleh peneliti sebagai salah satu bukti penelitian yang disebut sebagai catatan lapangan. Catatan lapangan adalah suatu uraian dari hasil pengamatan atau observasi dan wawancara dari penelitian kualitatif. Uraian tersebut harus rinci dan sesuai dengan apa yang diamati. Isi dari uraian tidak boleh ditambah maupun dikurangi karena akan mempengaruhi keabsahan data penelitian. Apa yang peneliti lihat dari hasil pengamatan dan apa yang didengar itulah isi dari uraian catatan lapangan.
Terdapat bentuk atau format dari penulisan catatan lapangan. Pada bagian atas terdapat informasi dari waktu, tempat dan kegiatan yang dilakukan. Kegiatan yang dilakukan apakah observasi, wawancara, maupun keduanya. Selanjutnya, setelah informasi itu isi dari catatan lapangan berupa catatan deskriptif dan catatan reflektif. Catatan deskriptif berupa uraian hasil pengamatan seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Sedangkan catatan reflektif berupa penilaian atau pandangan peniliti mengenai catatan deskriptif. Penilaian atau pandangan peneliti mengenai catatan deskriptif yang dituliskan pada catatan reflektif haruslah sesuai dengan penelitian yang dilakukan. Karena hal itu akan sangat membantu peneliti dalam penyusunan maupun penyelesaian laporan penelitian. Pada bagian kanan catatan lapangan diberikan ruang kosong untuk pemberian koding/kode yang sesuai dengan fokus atau tujuan penelitian. Itulah sebagian dari format catatan lapangan pada penelitian kualitatif.
Dalam sebuah penelitian kualitatif, keberadaan catatan lapangan sangatlah penting. Pertama keberadaan catatan lapangan menjadi penting sebagai sarana untuk mengolah data dan menyusun laporan penelitian. Kedua, keberadaan catatan lapangan juga penting sebagai bukti dokumen sebuah penelitian. Atau menjadi bukti bahwa penelitian telah dilaksanakan sesuai prosedur. Tanpa keberadaan catatan lapangan peneliti akan kesulitan untuk mengolah data dan membuat laporan. Serta tanpa keberadaan catatan lapangan sebuah penelitian kualitatif akan diragukan prosesnya maupun keabsahan penelitiannya.
Selain bagi penelitian, catatan lapangan juga bermanfaat bagi kehidupan jika kita gali lebih dalam lagi manfaatnya. Penulisan catatan lapangan yang secara rinci dan apa adanya sesuai yang dilihat dan didengar melatih ketelitian kita dalam mengamati dan membuat catatan yang baik. Selain itu penulisan catatan lapangan juga melatih kejujuran kita. Dalam penulisan catatan lapangan pada catatan deskriptif, kita mesti jujur pada apa yang kita lihat dan dengar, itulah yang kita tulis. Bila kita mengurangi atau menambahkan suatu hal pada catatan lapangan akan berpengaruh pada penelitian kita dan pasti akan diketahui ketidakjujuran kita serta penelitian kita akan diragukan keabsahannya.
Manfaat lain dari catatan lapangan yaitu melatih kepekaan indra kita terhadap yang terjadi pada sekitar kita. Isi dari catatan reflektif pada catatan lapangan yaitu pandangan atau penilaian peneliti terhadap catatan deskriptif. Tanpa kepekaan sosial yang baik kita akan kesulitan untuk menuliskan catatan reflektif pada catatan lapangan kita. Oleh karena itu keberadaan catatan lapangan terutama dalam penelitian kualitatif menjadi sangat penting.
Menurut penulis, catatan lapangan diperlukan bukan hanya dalam penelitian. Tetapi bisa juga diperlukan dalam kehidupan sehari hari sebagai catatan harian diri kita. Dari penulisan catatan lapangan yang baik, kita akan menjadi peneliti yang baik. Dan dengan menulis catatan lapangan yang baik kita melatih diri kita untuk menjadi lebih baik atau lebih berkualitas. Dengan membuat  catatan lapangan kita bisa mendeskripsikan dan merefleksikan diri kita. Dengan demikian kita bisa memperbaiki kekurangan kita dan meningkatkan kelebihan kita. Oleh karena itu marilah sama sama kita menuliskan catatan lapangan kehidupan diri kita untuk evaluasi dan perbaikan kehidupan kita bersama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar