Senin, 29 April 2019

Perkembangan Kehidupan Dunia


            Kehidupan dunia bergerak menuju suatu perubahan. Berbagai sektor kehidupan di dunia mengalami perubahan, agar manusia dapat menjalani kehidupan dengan lebih mudah maupun lebih baik. Perubahan itu dilakukan dan dialami oleh manusia sendiri. Perubahan bisa terjadi dengan cepat maupun lambat. Perubahan terjadi karena suatu yang direncanakan, dan perubahan juga bisa terjadi tanpa perencanaan terlebih dahulu akibat dari suatu peristiwa. Berbagai perubahan juga memiliki pengaruh, baik pengaruh yang kecil maupun pengaruh yang besar.
            Berbagai contoh perubahan yang dialami dunia ini yaitu perkembangan teknologi informasi. Salah satunya yaitu pada beberapa tahun yang lalu, atau pada abad 20 informasi suatu peristiwa yang terjadi di suatu bagian dunia tidak dengan cepat tersebar ke bagian dunia lain. Butuh beberapa waktu dalam hitungan jam atau bahkan bisa dalam hitungan hari informasi itu tersebar dan bisa diketahui oleh banyak orang. Berbeda dengan kondisi saat ini, suatu peristiwa yang terjadi di benua yang berbeda bisa dengan cepat diketahui bahkan bisa disaksikan secara langsung di bagian benua lain. Seperti misalnya siaran langsung sebuah pertandingan olahraga. Hal inilah yang menunjukkan perubahan yang terjadi di dunia dalam sektor teknologi informasi.
            Contoh di atas merupakan sebuah contoh bahwa perubahan itu dikehendaki atau direncanakan oleh manusia itu sendiri. Dengan kata lain bahwa terdapat juga suatu perubahan yang tidak direncanakan oleh manusia itu sendiri. Berbagai peristiwa seperti konflik, peperangan antarnegara, dan bencana alam mengakibatkan suatu perubahan yang mau tidak mau dilakukan dan dialami oleh manusia. Selain itu perkembangan teknologi juga memiliki dampak perubahan yang tidak direncanakan. Teknologi yang mempermudah kehidupan manusia membuat tenaga manusia digantikan oleh mesin sehingga terdapat banyak pekerja yang kehilangan pekerjaannya selama bertahun tahun, atau banyak pekerja yang terpaksa mencari atau membuka pekerjaan lain untuk menggantikan pekerjaan sebelumnya.
            Perubahan yang dialami manusia tentunya memiliki dampak atau pengaruh terhadap kehidupan manusia itu sendiri. Besar kecil pengaruh yang dialami manusia tergantung dari bentuk perubahan itu sendiri, dan baik buruknya pengaruh dari perubahan tergantung bagaimana manusia menyikapi perubahan tersebut. Untuk mengetahui besar-kecil serta baik buruknya dampak suatu perubahan, sebutkanlah beberapa perubahan yang terjadi di dunia yang kalian alami dan sebutkan pula dampak dari perubahan tersebut terhadap kehidupan kalian. Kemudian bacakan hasilnya untuk diketahui dan didiskusikan di dalam kelas.

Minggu, 28 April 2019

Bagaimana Caranya

Bagaimana cara menulis puisi
Tentang dirimu
Bila kata tak berasa
Bila rasa tak berkata

Bagaimana cara menulis puisi
Tentang dirimu
Bila ada yang tiada
Bila tiada yang ada

Bagaimana cara menulis puisi
Tentang dirimu
Bila ada rasa tiada kata
Bila ada kata tiada rasa

Bagaimana cara menulis puisi
Tentang dirimu
Bila hanya aku?

Jumat, 19 April 2019

Berita Hoaks yang Valid

Sesaat sebelum waktu istirahat berakhir;
"Gus, tadi waktu kita lewat depan ruang guru lu denger ga obrolan kaka kelas yang keluar dari ruang guru tadi?" Tanya Agus kepada Bagus setelah Agus menelan siomaynya.
"Obrolan siapa? Memangnya mereka obrolin apa?" Bagus tidak memperhatikan sekeliling karena ia asik mengunyah roti keju favoritnya.
"Itu kaka kelas sembilan, mantan ketua OSIS. Masa lu ga dengerin sih, kan mereka lewat sambil ngobrol di samping lu." Agus masih sambil mengunyah siomaynya.
"Oohh si kaka Doi itu, gua tau sihh dia ngobrol dan lewat di samping gua tadi, tapi gua ga denger jelas mereka ngobrolin apa. Memangnya mereka ngobrolin apa sih?" Tanya Bagus yang baru mulai tertarik dengan pembicaraan.
"Ah payah lu Gus, masa mereka ngobrol di samping lu persis lu ga denger sih. Mereka itu tadi ngobrolin kalau hari ini habis istirahat guru-guru ada rapat, tapi kita semua tetep di kelas ngerjain tugas dan besok kita cuma bersih-bersih kelas aja." Jawab Agus sedikit kesal.
"Jangan langsung ditelen, dikunyah dulu biar gampang dicerna.." Bagus menyahut sambil berlalu membuang sampah ke tempat sampah.
"Ko lu tau gua sering makan ga pake dikunyah dulu?" Agus bertambah kesal mendengar jawanan Bagus.
"Yee bukan siomaynya, tapi beritanya. Bisa jadi itu hoaks." Respon Bagus masih terlihat santai mendengar berita dari Agus.
"Memangnya berita-berita di media sekarang yang judul beritanya tinggal ditambahin hoaks atau valid orang langsung percaya, terus beritanya disebar dan malah bisa bikin orang ribut." Agus bicara dengan sedikit bijak tidak seperti biasanya.
"Kalo berita itu bener berarti hari ini kelas kita banyak pelajaran kosong dong. Eh, tumben omongan lu Gus." Bagus sedikit kaget mendengar omongan Agus.
"Hehehe itu sebenernya gua niru omongan bapak gua semalem yang habis ngobrol sama temennya di rumah gua." Agus menjelaskan dari mana kata-kata itu ia dapat.
"Yasudah, kita tunggu aja." Bagus mengakhiri pembicaraan kemudian mereka kembali ke kelas.

Setelah istirahat, Agus, Bagus, dan teman temannya belajar matematika bersama Bu Okta. Ketika pertama kali Bu Okta memperkenalkan diri, Bagus mengira Bu Okta lahir pada bulan Oktober. Ternyata Bu Okta lahir pada tanggal 30 September malam harinya.
Setelah Bu Okta menjelaskan materi bangun ruang dan memberikan beberapa soal, Bu Okta meninggalkan kelas. Lalu menguaplah berita yang didengar oleh si Agus tanpa sempat terkonfirmasi karena Agus sibuk mengerjakan soal yang diberikan oleh Bu Okta. Dan pada hari itu Agus pulang dari sekolah seperti biasanya.

Selasa, 09 April 2019

Takut atau Taat

"...kenapa negara-negara seperti Korea Utara, Singapura, Israel, dan beberapa negara lainnya menjadi negara maju, atau setidaknya bisa lebih maju dibanding negara kita padahal kita memiliki sumber daya yang lebih banyak dibanding negara-negara tadi? Karena di negara kita Tuhan saja tidak ditakuti..."

Kelas Bagus sedang belajar mengenai Pendidikan Kewarganegaraan. Dan baru saja ditayangkan sebuah cuplikan pendapat dari narasumber salah satu acara tv yang berpendapat bahwa bangsa Indonesia tidak menjadi bangsa yang maju karena terdapat warganya yang tidak takut pada Tuhan. Sesaat setelah tayangan dihentikan tiba-tiba Bagus angkat tangan dan berdiri kemudian ia berbicara:

"Pak, saya tidak sependapat dengan orang itu. Menurut saya Indonesia tidak maju karena warganya banyak yang tidak taat kepada Tuhan."

Setelah mendengar pernyataan dari Bagus seorang murid lain bernama Abdi juga berbicara:

"Pak, itu Bagus nyontek kata-kata dari kapten timnas..."

"Iya bapak tau itu, bapak juga sudah baca itu diinstagram. Ayok yang belum follow instagram balak bisa follow." Pak guru menjawab pernyataan Abdi sambil mempromosikan akun sosial medianya.

Suasana kelas sedikit riuh membahas instagram. Tetapi pak guru mencoba menenangkan suasana kelas dan membawa kembali suasana kelas ke dalam suasana belajar.

"Baik anak-anak kita kembali ke topik pelajaran kita pada hari ini. Bagaimana pendapat kalian mengenai cuplikan tayangan tadi dan pendapat si Bagus?"

Suasana kelas tiba-tiba hening, para murid tidak terlalu ingat tentang cuplikan dan pendapar si Bagus tadi. Kemudian pak guru melanjutkan pelajaran hari itu. Ketika pelajaran hendak selesai, Agus mengangkat tangan dan bertanya:

"Pak, jadi sebenarnya terhadap Tuhan itu kita harus takut atau taat?"
...