Senin, 31 Desember 2018

Tantangan Selesai

Akhirnya tantangan selesai terjawab. Tantangan memang selesai tapi menulis harus terus berlanjut. Seperti pergantian tahun yang menutup lembaran kalendernya kemudian membuka lembaran kalender baru. Menulis harus terus dilaksanakan. Karena memang pada mulanya tantangan dibuat untuk membiasakan diri menulis, selain dari pada untuk menutup tahun dengan suatu hal yang baru, hal yang berbeda, suatu hal yang bermakna.
Dalam perjalanan penyelesaian tantangan cukup berkelok, menurun dan menanjak yang curam serta tajam. Pada awalnya tulisan bisa mengalir lancar dan deras. Kemudian menjadi tersendat dan terhambat. Bentuk tulisan yang awalnya seperti artikel lepas berubah menjadi puisi atau sajak kecil. Hingga berujung pada sebuah cerita pendek tentang Si Bagus. Hambatan hambatan menulis disebabkan karena belum munculnya inspirasi serta kurangnya referensi. Kedepan hal ini yang menjadi evaluasi serta refleksi diri. Kurangnya referensi dan inspirasi terus digali. Untuk terjawabnya tantangan, inspirasi digali dari perasaan.
Ahh, apapun bentuk tulisannya tetep terus usahakan dan upayakan menulis. Bila kurang puas terhadap tulisan yang berupa puisi atau sajak kecil buat lagi sajaknya. Hitung hitung sebagai pembiasaan juga tabungan tulisan dalam menjawab tantangan. Beragam bentuk tulisan juga bisa menjadi pertimbangan, mana yang akan dilanjutkan untuk dijadikan ciri dari tulisan. Sekarang, artikel lepas, puisi atau sajak, serta cerita pendek semua bukan lagi jadi soal. Karena itu semua sudah menjadi pilihan dan semua itu bisa dilakukan. Meski sekarang nampaknya pilihan tulisan jatuh kepada cerita pendek, tentang Si Bagus.
Bentuk tulisan ini yaitu mungkin sejenis artikel lepas. Tulisan ini juga dibuat sebagai bentuk pelunasan hutang tulisan. Hutang pada tantangan menulis yang dibuat pada awal bulan dalam akhir tahun 2018. Tantangan dimulai tidak pada tanggal satu di awal bulan. Maka itu tantangan menulis ini memiliki hutang. Bukan satu tulisan tapi dua tulisan. Satu hutang tulisan sudah selesai ditunaikan dengan judul bayar hutang. Dan tulisan ini bentuk pelunasan hutang yang lain. Mungkin terasa curang, tapi sudahlah.
Sekali lagi tantangan selesai terjawab bukan berarti kegiatan menulis berakhir. Menulis harus terus berlanjut dan buatlah tulisan yang bermakna dan menginspirasi. Harapan dan evaluasi lain dari menulis yaitu semoga menulis bukan mengganggu tapi membantu. Bukan mengganggu aktivitas sehari hari. Tetapi membantu untuk mengembangkan diri.

Si Bagus : Liburan - Hiburan

Liburan sekolah telah usai. Semua murid dan juga guru kembali beraktivitas seperti biasa di sekolah. Pada hari pertama masuk sekolah, sebagian murid terlihat bersemangat datang ke sekolah sebagian lainnya nampak masih ingin merasakan libur sekolah. Begitu juga dengan para guru, suasana libur masih menyelimuti diri para guru. Tetapi mereka tetap harus menjalankan tugas mereka.
Sebelum pelajaran pertama dimulai, para murid yang berada di teras kelas, lapangan sekolah, maupun yang di dalam kelas asik berbincang mengenai berbagai macam hal, termasuk kegiatan mereka selama masa libur sekolah. Para murid sangat antusias menceritakan pengalaman liburan mereka. Seolah olah pengalaman liburan merekalah yang paling seru, paling meriah, paling berkesan diantara pengalaman teman-temannya dan juga pengalaman dirinya yang lain.
Sementara Bagus, masih mendengarkan dengan baik cerita teman-temannya. Dia masih menyimpan cerita masa liburannya. Tak terasa lagu lagu wajib nasional mulai terdengar, itu tandanya kegitan pembelajaran akan dimulai. Sebelum memulai pembelajaran ada pembiasaan pembiasaan terlebih dahulu yang dilakukan oleh seluruh murid dan juga para guru. Pembiasaan tersebut merupakan program sekolah yang bertujuan untuk membentuk sikap yang baik tehadap seluruh murid. Salah satu pembiasaan yang dilakukan yaitu wali kelas masuk terlebih dahulu sebelum pelajaran pertama untuk mengingatkan dan menanamkan sikap yang baik
"Assalamualaikum," wali kelas Bagus memasuki kelas dengan mengucap salam. Karena hanya sebagian kecil murid yang menjawab salam itu pun dengan suara yang pelan, wali kelas Bagus mengulang mengucapkan salamnya dengan suara yang lebih keras "Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh." Semua murid termasuk yang pada mulanya tidak menjawab salam sontak kaget dan menjawab salam dengan suara yang keras juga, "waalaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh." Setelah menjawab salam semua murid duduk di tempatnya masing masing dengan rapih. "Nahh gitu dong semangat, masih pagi harus semangat, diajak menanam pahala yang gampang pagi pagi harus semangat, yasudah ketua kelas siapkan dulu berdoa," ucap wali kelas Bagus mengawali kegiatan di pagi itu.
"Ehh Gus udah mau liburan nih, lu mau kemana liburan?" Ucap Agus yang bertanya kepada Bagus tentang rencana liburannya. Agus merupakan ketua kelas dan juga teman semeja Bagus. "Belom tau nih gua sih belom punya rencana, tapi biasanya bapak gua udah punya rencana dan udah kasih tau duluan mau liburan ke mana, tapi sampe sekarang belom tau mau kemana," ucap Bagus menjawab pertanyaan Agus. Kemudian dengan nada terdengar sedikit sombong Agus berkata, "ohh gitu ya, kalo gua sihh udah ada rencana mau ke pegunungan gitu, ke kota Malang, soalnya liburan kemaren gua udah ke pantai dan sebelumnya juga udah ke Jogja ke tempat wisata gitu. Bapak gua bilang kalo ada rejekinya dia mau ajak gua keliling Indonesia biar gua kenal sama negara gua sendiri." Bagus mendengar dengan kesal tapi juga sabar.
Bagus pulang dengan membawa pertanyaan mau ke mana dia saat liburan. "Assalamualaikum," seperti biasa bagus pulang, masuk ke rumah dan memberi salam. Ibunya yang sedang mempersiapkan makan siang menjawab, "Waalaikumussalam." Bagus mencium tangan ibunya kemudian menuju kamar untuk berganti baju. Setelah itu ia dan ibunya makan siang bersama. "Bu, liburan ini kita mau ke mana?" Tanya bagus di sela sela makan siangnya. "Nanti tunggu bapak mu dulu ya Gus, biasanya bapak mu yang punya rencana," jawab ibu Bagus.
Bagus mengisi sore hari nya dengan berbagai hal, membaca buku, bersepeda, dan membantu ibunya membereskan rumah menyiram tanaman sambil menunggu bapaknya pulang. Sebelum maghrib Bagus sudah mandi dan bapaknya pun sudah pulang. Kemudian Bagus dan bapaknya shalat maghrib di musola dekat rumahnya. Setelah maghrib mereka makan malam bersama. Sebelum makan ibu Bagus berpesan, "Gus kalo mau tanya liburan ke mana nanti saja sehabis isya sehabis kamu belajar." Bagus hanya mengangguk. Kemudian setelah Bagus dan bapaknya shalat isya di musola, Bagus masuk kamar mengerjakan pr dan bapaknya duduk santai sambil menonton berita.
Bagus keluar kamar karena pr nya sudah dikerjakan dan langsung duduk di samping bapaknya yang sedang menyaksikan sebuah berita tentang bencana alam. "Pak, liburan ini kita mau ke mana?" Tanya Bagus kepada bapaknya saat iklan tv tayang. Seketika bapak Bagus menengok ke Bagus kemudian meminum kopi yang sudah mulai dingin. "Tumben kamu tanya gitu ada apa emangnya?" Bapak Bagus tidak langsung menjawab pertanyaannya. "Itu pak si Agus, mau liburan ke Malang, sebelumnya dia udah liburan ke pantai sawarna sama ke Jogja. Kayanya kita kalo liburan lebih sering ke rumah sodara sodara deh. Yaa meskipun dari rumah sodara kadang kita juga main ke tempat wisata juga sihh." Bagus menjawab pertanyaan bapaknya dengan sedikit nada keluh.
Bapak Bagus kembali meminum kopi karena sebelumnya dia memakan gorengan sambil mendengar jawaban si Bagus. "Gus denger baik-baik, kita pergi berlibur tapi kita tidak terhibur itu sama dengan kosong. Menurut bapak yang penting dari liburan itu adalah hiburannya. Orang liburan karena kurang hiburan. Tujuan banyak orang liburan itu untuk menghibur dirinya, jiwanya, menghibur diri dari kesibukan rutinitas keseharian yang itu itu aja yang bikin bosen. Banyak orang, apalagi di jaman sekarang ini lebih sering mengabadikan momen liburannya dibandingkan menikmati momen liburannya. Jadinya banyak dari mereka yang tidak terhibur di masa liburannya," belum selesai bicara, Bagus memotong pembicaraan bapaknya, "ohh orang orang yang suka unggah foto di sosial media itu ya pak?" Dengan sabar bapak Bagus mendengar dan menjawab pertanyaan Bagus. "Iya seperti itu, tidak semuanya tapi sebagian besar bisa jadi merasakan hal itu."
Bagus mendengarkan dan memikirkan apa yang dibicarakan oleh bapaknya. Bagus memikirkan apa maksud sebenernya dari pembicaraan bapaknya itu. Tetiba bapaknya lanjut berbicara, "Gus maksud bapak ngajak kamu ke rumah sodara sodara itu untuk silaturahim, liburannya dapet, hiburannya dapet, dan Insya Allah berkahnya dapet. Karena silaturahim itu ngebuka pintu rejeki kita. Coba kamu inget dan kamu rasain ulang pasti ada hal yang kamu pengenin dan kamu dapetin waktu main ke rumah sodara. Dan kamu ngerasain atau ngedapetin hal hal yang ga kamu duga." Bagus terlihat mengingat dan merasakan ulang apa yang disampaikan oleh bapaknya. Tiba tiba bapaknya bilang, "yaudah nanti bapak coba tanya sodara bapak yang di Malang kalo kita bisa ke sana kita ke sana. Tapii mungkin bukan tahun ini bisa jadi tahun depan karena sudah mepet waktu kita buat pesen tiket. Sekarang kamu siap-siap sana buat sekolah besok." Langsung Bagus jawab dengan sedikit teriak, "beneran nihh pak?, okee siapp".
Bagus sadar dari lamunannya setelah dia disenggol oleh Agus. Rupanya dia diminta untuk bercerita tentang liburannya karena gurunya melihat dia hanya melamun saat gurunya dan temannya bercerita tentang masa liburannya. Dengan ekspresif Bagus menceritakan masa liburannya di tempat sodaranya di Bogor dan juga menceritakan apa saja yang dia dapat dari liburannya sehingga dia merasa terhibur.

Bayar Hutang

Seperti pada judul, tulisan ini merupakan pelunasan hutang. Hutang terhadap sebuah tantangan. Tantangan menulis, untuk menutup tahun dengan makna. Sebuah tantangan yang dibuat karena dipenghujung tahun terasa tidak ada yang tersisa. Memasuki bulan terakhir di tahun 2018, penulis baru merasakan bahwa harus ada yang ditinggalkan di tahun 2018 ini. Jangan sampai seperti sebelas bulan sebelumnya. Yang hanya dilalui tanpa bekas, tanpa jejak, dan tanpa makna. Untuk itu, dalam satu bulan terakhir dipenghujung tahun perlu ada sesuatu yang harus dilakukan. Dipilihlah menulis.
Menulis dipilih karena dalam tulisan kita bisa meninggalkan jejak dan makna dari hidup yang kita lalui. Berbagai macam hal dapat terekam dalam sebuah tulisan. Meski untuk merekam hingga meninggalkan jejak bukan hanya dapat dilakukan dengan kenulis. Mengambil atau membuat gambar serta vidio juga kegiatan yang meninggalkan jejak. Akan tetapi antara menulis, menggambar, serta membuat vidio akan menimbulkan makna yang berbeda baik dari yang membuat maupun dari yang membaca atau menyaksikan. Makna mana yang lebih baik dan dapat diterima akan berbeda bagi setiap orang.
Dalam membuat vidio harus tepat pada sebuah momentum. Kita tidak selalu bisa dan siap untuk merekam suatu kejadian yang unik dan menarik dalam hidup kita seketika itu juga. Ketika suatu peristiwa sedang terjadi tetapi kita tidak siap dengan alat atau hal lainnya maka kita tidak bisa membuat vidio tentang peristiwa yang terjadi. Berbeda halnya dengan menggambar atau menulis. Ketika orang dengan daya ingat dan kemampuan menggambar yang baik akan bisa membuat gambar rangkaian adegan peristiwa yang terjadi. Dan dengan menulis orang bisa menceritakan dengan lengkap apa yang terjadi. Menggambar tidak dipilih karena kemampuan menggambar penulis tidak baik. Itulah alasan mengapa memilih menulis.
Dan menurut penulis pribadi, tulisan dapat membuat orang lebih berimajinasi dibandingkan dengan melihat gambar atau menyaksikan vidio. Jika orang melihat atau menyaksikan gambar serta vidio, perasaan atau kepekaanlah yang lebih ditimbulkan dari orang yang menyaksikan suatu gambar atau vidio. Meski mungkin tidak sedalam ketika orang menyaksikan gambar atau vidio, tetapi dengan membacapun perasaan orang juga bisa tergugah. Yang diperlukan untuk hal tersebut bukanlah kata per kata yang romantis, indah, atau yang jarang kita dengar. Tetapi yang diperlukan adalah penyusunan kata yang rapih dan baik meski kata kata yang dipilih sering kali kita dengar.
Sepertinya sudah cukup mengemukakan alasan dipilihnya menulis dalam tulisan pelunasan hutang ini. Mungkin bisa dikatakan curang, karena tulisan ini bisa disebut sebagai tulisan untuk memenuhi kuota dalam tantangan. Karena pada tulisan awal dalam tantangan juga sudah sedikit diungkapkan mengapa memilih menulis. Dan tulisan ini dibuat dengan tujuan awal memang untuk pelunasan hutang. Bukan untuk menjelaskan lebih lanjut alasan untuk menutup tahun dengan menulis. Meskipun sebenarnya masih ada hutang satu tulisan lagi, tetapi itu akan dijadikan penutup sebagai tanda tuntasnya tantangan dan semoga akan berlanjut sebagai pembiasaan yang baik.

Minggu, 30 Desember 2018

Ganti

Bukan berakhir hanya berganti
Maka akan terus terjadi
Jika tak segera diperbaiki

Kita memang berada di ujung
Tapi ini bukanlah pengujung
Karena hidup terus berlangsung

Kita masih dalam perjalanan
Yang mengarah pada tujuan
Jadi tetaplah terus berjalan

Dan ingatlah pada suatu pesan
Pikirkan yang kau rasakan
Rasakan yang kau pikirkan

Kawan, kau harus tahu
Kita mesti terus maju
Agar sampai pada yang dituju

Sabtu, 29 Desember 2018

Si Bagus : Persepsi Keliru

Hari ini di sebuah sekolah menengah pertama, sedang dilaksanakan sebuah kegiatan menyambut hari guru. Hari guru tersebut bertepatan dengan hari sabtu yang semestinya para murid libur sekolah, atau biasanya terdapat kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan peringatan hari guru diawali dengan upacara bendera kemudian terdapat persembahan dari para murid untu guru gurunya dan terdapat lomba antar guru. Semua murid menggunakan seragam putih biru lengkap dengan dasi dan topi, sedangkan para guru menggunakan batik khusus.
Upacara selesai dilaksanakan, para murid berkumpul di kelas masing-masing. "Anak-anak duduk yang rapih dan tolong perhatikan." Terdengar suara wali kelas di sebuah kelas. "Sekertaris kelas tolong absensi kelas tetap berjalan," ucap wali kelas tersebut. "Yaahh, pak buku absennya ketinggalan di tas yang biasa saya pakai," ucap sekertaris kelas melaporkan bahwa buku absensi kelas tertinggal. "Yasudah, kamu tulis dulu dikertas selembar, nanti absennya kamu pindahkan," pinta waki kelas kepada muridnya. "Siaapp pak," jawab murid tersebut sambil memeragakan hormat bendera kepada gurunya.
Ditulislah absen tersebut diselembar kertas. Kemudian kertas absen tersebut terlebih dahulu diserahkan kepada wali kelas untuk diperiksa. Di kertas tersebut tertulis absen kelas 7A. Pada kertas tersebut ditulis nama para murid yang hadir dalam kegiatan peringatan hari guru di sekolah itu. Wali kelas 7A membaca satu persatu nama murid yang tertulis di kertas absen itu. Kemudian guru mengingat siapa saja yang tidak hadir. "Hey nak, kemari." Pinta guru kepada sekertaris kelas. Dengan segera sekertaris kelas menghampiri. "Yang namanya absen itu yang tidak hadir, bukan yang hadir yang kamu tulis, keliru kamu ini, tulis ulang lagi, bapak tunggu di ruang guru". Ucap wali kelas terhadap sekertaris kelas.
Dengan segera absensi kelas ditulis dan diserahkan kepada wali kelas di ruang guru."Ini pak absennya," ucap sekertaris kelas sambil menyerahkan kertas absennya. Sesaat wali kelasnya memeriksa absen kelasnya, "Yasudah terima kasih, kamu kembali ke kelas sambil menunggu OSIS mempersiapkan kegiatannya."
Sebelum murid itu meninggalkan ruang guru, ada seorang guru memanggilnya. "Hey Gus, sini Ibu mau minta tolong, belikan ibu aqua botol dingin di kantin." Pinta guru tersebut kepada murid itu yang bernama Bagus. Selang beberapa saat murid itu kembali dengan membawa air mineral botol yang bertuliskan merk OASIS. "Gus, kan ibu mintanya aqua bukan oasis," celetuk guru kepada Bagus. "Yahh bu saya udah bilangnya aqua tapi dikasihnya itu, abis kali bu adanya itu," si Bagus memberikan alasan. Kemudian guru tersebut berniat menjahili bagus, "Ibu ga mau itu, balik lagi sana ke kantin, tukar minumnya." Tak berselang lama Bagus kembali masih dengan membawa air mineral yang sama. "Bu, kata ibu kantinnya ibu biasanya mau dikasih minum ini," ucap bagus menyampaikan pesan ibu kantin. "Iya kalo dikasih ibu mau tapi kan ibu beli jadi maunya yang merk aqua," ucap guru kepada bagus. Balik lagi sana ke kantin kalo ga ada ga usah beli." Bagus langsung berbalik badan menuju kantin untuk menukar minumnya. Tetapi begitu keluar melewati pintu ruang guru, Bagus dipanggil, "Gus, Bagus yasudah sini minumnya ibu haus." Sambil memberikan minum dan uang kembaliannya Bagus berkata, "ahh ibu mau ngerjain saya ya." Ucapan bagus itu disambut tawa oleh beberapa guru lain yang berada di ruang guru.
Dan kegiatan peringatan hari gurupun dimulai. Kegiatan diawali dengan penampilan tari tradisional atau tari daerah, dilanjutkan dengan penampilan paduan suara. Sebagai penutup kegiatan peringatan hari guru diadakan lomba memasak yang pesertanya adalah para guru. Guru dibagi beberapa kelompok dari guru laki laki dan perempuan. Para guru diminta untuk mengolah dan menyajikan bahan makanan yang sudah disiapkan. Kegiatan peringatan hari guru selsai, semua murid dan para guru kembali kerumahnya masing masing. Begitu juga dengan Bagus yang kembali ke rumahnya.
"Assalamualaikum, Bu, Pak, Bagus pulang," ucap bagus ketika memasuki rumah. Bagus heran tak ada yang menjawab salamnya. Bagus bergegas menuju dapur, tak juga ada orang. Tetapi Bagus mendengar suara mesin cuci, ternyata Ibunya sedang mencuci pakaian dan Bapaknya sedang menjemur pakaian. "Ehh Bagus udah pulang," ucap ibu Bagus. "Iya Bagus tadi udah ngucap salam tapi gak ada yang jawab," jawab Bagus sambil mencium tangan ibunya. "Waalaikumussalam, iya ibu ga denger karna keganggu suara mesin cuci juga. Yasudah kamu ganti baju trus ibu mau minta tolong belikan rinso sama sabun mandi, sudah mau habis semua." Pinta ibu Bagus sambil menyiapkan uang dan menaruhnya di meja.
Bagus selalu siap jika orang tua atau gurunya menyuruh Bagus melakukan sesuatu atau ada orang yang meminta tolong kepadanya. Selama Bagus bisa kerjakan ia akan bantu. Karena Bagus sadar setiap orang butuh orang lain bahkan suatu saat nanti Bagus yang akan membutuhkan orang lain. Tak masalah baginya jika ada orang yang meminta tolong tak mengucapkan terima kasih. Namun hari ini Bagus merasakan hal yang berbeda.
"Ibu ini sabun cucinya, sabun mandinya udah Bagus taruh di kamar mandi," ucap bagus sambil memberikan sabun cuci yang dia beli keada ibunya. Tetapi ibu Bagus tidak langsung mengambil sabun cucinya. "Lohh, ibu kan bilangnya rinso bukan attack, sana tukar ke warungnya." Segera Bagus menuju warung untuk menukarnya. "Ibu, rinsonya abis, adanya ini," tak berselang lama suara Bagus kembali terdengar. "Kamu cari di warung lain aja minta tuker uangnya," pinta ibunya. Bagus merasa kesal, "kenapa sih tadi di sekolah juga kaya gini, padahal sama sama air minum, sama sama sabun cuci."
Bapak Bagus yang masuk rumah setelah menjemur baju mendengar Bagus berkeluh seperti itu saat keluar rumah. "Gus, Bagus ke sini dulu kamu," ucap Bapaknya setelah mendengar keluh Bagus. "Sini duduk dulu, bapak mau tanya." Kemudian Bagus dan bapaknya duduk bersebelahan.
"Kamu kenapa ko tadi bapak denger kamu ngedumel aja?" Tanya bapak Bagus. "Itu pak, tadi disekolah, Bagus disuruh beli air minum aqua di kantin trus sama ibu kantinnya dikasih air minum yang merk nya oasis, gurunya maunya aqua eh bagus disuruh bolak balik, padahal sama sama air minum," ucap bagus menyampaikan awal keluh kesahnya. "Trus tadi ibu nyuruh beli rinso buat nyuci baju sama yang jaga warungnya dikasih yang merk attack, ehh ibu bilang suruh tuker trus cari di warung lain sabun yang merknya rinso, heran sama kesel aja gitu padahal fungsinya sama aja," tutup keluh kesah Bagus kepada bapaknya.
Bagus semakin kesal mendapati bapaknya tertawa setelah mendengar keluh kesah Bagus, "Bapak kenapa ketawa?" Tanya bagus dengan nada kesal. "Hahaha yaa lucu aja hal kaya gitu ternyata bisa bikin kamu kesel juga. Gus, hal kaya gitu namanya persepsi yang keliru. Hal itu sudah jadi lumrah dan biasa di masyarakat karena ada kesepakatan dan kesepahaman. Kaya air putih, padahal itu air mineral bening bukan putih kaya susu. Tapi itu jadi lumrah dan biasa karena ada kita sepakat dan saling paham. Selama itu tidak merusak hal hal yang mendasar dan tidak membuat gaduh di masyarakat yaa kita ikuti saja, kita terima sebagai dinamika hidup masyarakat. Kalo kamu tidak setuju boleh kamu sampaikan dengan baik. Kalo orang tidak setuju pendapatmu ya sudah kamu terima saja, tohh tak pengaruh signifikan ke hidup kan. Itu yang buat hidup ini indah, kamu nikmati saja dan tetep jalani hidup kamu seperti yang kamu yakini. Sudah kamu belikan dulu sabun cucinya nanti ibumu marah," bapak bagus menutup obrolannya.
Bagus segera beranjak dari bangku, tetapi sebelum keluar rumah Bagus menghampiri ibunya, "Bu, kalo Bagus lama berarti Bagus keliling dulu ya cari warung yang jual rinso," ucap Bagus kepada ibunya. Bagus mendapat ide seperti itu setelah mendengar petuah dari ayahnya. Tak lama bagus sudah kembali dengan membawa sabun cuci yang kali ini benar dengan merk rinso. Setelah kejadian ini Bagus lebih berhati hati dan memastikan dengan baik apa yang diminta oleh orang orang saat meminta tolong kepadanya.

Jumat, 28 Desember 2018

Catatan Rasa

Kawan, tahun akan berakhir, begitu juga kita yang lebih dulu berakhir. Hanya masih belum percaya, mungkin saja belum bisa menerimanya. Aku tidak lupa, bagaimana kita dulu bisa berjumpa. Meski aku tidak tahu, bagaimana kau mengenalku lebih dulu. Pada mulanya memang sudah terbaca ada tanda tanda, bahwa kau ingin menyapa. Tetapi aku hanya membaca, belum merasakannya. Sangat kuat upayamu, untuk dekat denganku. Itulah yang ku tahu setelah kita bertemu. Ah, mungkin hanya rasa terlalu percaya diri. Bukan hanya aku yang membaca tanda-tandanya, teman ku pun juga membacanya. Itu pun aku tahu, setelah kita saling berbicara tentang rasa.

Kawan, tahun akan berlalu. Dan aku masih seperti dulu. Kini kau sedang menjalani hidupmu, yang baru. Untuk tahun yang berganti, maaf, aku lupa bagaimana kita melewati. Karena waktu itu kita masih terpatri, dengan yang telah kita sepakati. Meski terkadang aku mencoba untuk menggoda, agar kita mengingkari yang telah disepakati. Namun kau ingin agar kita tetap menjalani yang sudah disepakati.

Kawan, meski tahun akan berlalu aku masih saja ingat pada dirimu. Ingat bagaimana kita melewati tahun yang berganti. Tahun yang hanya kita lewati bersama. Karena hanya kita yang memiliki kalendernya. Yang pada penanggalannya ada tiga yang kita beri tanda. Meski sederhana namun sampai saat ini masih kurasa warna dan maknanya.

Kawan, kalender tahun ini akan berakhir. Begitu juga kalender kita, yang lebih dulu menutup tanggalnya, tanpa kita menggantinya dengan kalender yang baru. Kini kita memiliki kalender yang bebeda. Dalam kalendermu mungkin tetap tiga, tanggal yang kau beri tanda. Dan dalam kalenderku hanya satu tanggal yang kuberi tanda. Yaitu tanggal untuk diriku sendiri. Meski begitu tetap kuingat tanggal yang pernah kita beri tanda bersama.

Kawan, pada tahun yang baru nanti aku ingin seperti dirimu menjalani hidup yang baru. Meski saat ini aku masih ingin menjalani hidup baru, bersamammu. Yang aku alami saat ini, coba tuk kuterima. Karena bisa jadi inilah musabab yang harus kuterima atas perlakuanku padamu. Mungkin seperti yang orang katakan bahwa yang ku alami ini sudah menjadi kehendak Sang Pengatur. Maka dari itu, dengan segala yang ada harus kuterima. Tetapi apa kau tahu, jika kau mengetahui keadaanku saat ini, aku masih merasakan kepedulianmu padaku. Sungguh itu sangat ku rindu dari dirimu.

Kawan, aku cemburu pada temanmu yang juga baru saja menjalani hidup baru. Karena kita ketahui bersama, meski sesungguhnya engkau yang lebih mengetahui, kisah temanmu. Aku juga ingin kita seperti itu. Tetapi itu hanyalah inginku, mungkin dulu juga menjadi inginmu. Tetapi keinginan Sang Pengatur tidak seperti itu. Kita, terlebih diriku tidak bisa memaksa. Yang menjadi sesalku adalah cara kita mengakhiri. Bukan, yang menjadi sesalku adalah sebab kita menutup kalender tanpa menggantinya dengan yang baru. Harus diakui, itu karena diriku.

Kawan, sesungguhnya aku sangat ingin tahu kabar dirimu. Aku akan sangat gembira bila kau baik baik saja. Meski aku akan lebih gembira bila diriku menjadi sebab kau baik baik saja. Aku masih sangat ingin mendengar celotehmu. Aku masih sangat ingin kau marah padaku karena kelakuanku. Aku masih sangat ingin kau peduli kepadaku. Aku masih sangat ingin kita berbagi rasa, berbagi cerita. Aku sangat ingin mencubit pipimu yang mengembang itu. Tetapi itu hanya inginku. Dan aku sangat sangat tahu, bahwa aku tak berhak atas kelakuanmu itu.

Kawan, tahun akan berlalu. Tapi kau tetap menjadi rindu, bagiku. Aku sangat ingin menjalani hidup yang baru. Maka dari itu, akan kulepaskan rindu padamu dengan caraku. Cara yang tentu sudah kau tahu. Ku harap kau juga tahu, tentang rinduku. Meski aku tahu, saat ini kau tak mungkin menyambut rinduku. Tapi biarlah, karena rinduku bukan lagi urusanmu. Kawan, pada hidupku yang baru nanti aku ingin kau tahu. Tapi pintamu dulu apakah masih berlaku?. Jika kau tak ingin tahu lagi tentangku maka kau tak akan kuberi tahu ketika aku memulai hidup baru.

Kawan, tahun akan berganti. Mari sama sama kita amati kemudian berbenah diri atas apa yang telah dilewati. Kita sama sama berdoa atas apa yang kita lalui. Semoga bukan menjadi sebab atas apa yang akan dirimu hadapi. Juga kita berdoa bersama untuk yang akan kita temui nanti. Karena kita tak tahu, apa yang menjadi rencana dan kehendak-Nya. Semoga apa yang menjadi rencana dan kehendak-Nya bisa kita terima. Dan apa yang akan terjadi nanti, semoga dengan izin-Nya kita diberikan daya untuk menghadapi.

Kamis, 27 Desember 2018

Membaca Tanda

Peristiwa tak datang tiba tiba
Karena sebelumnya telah ada
Tanda tanda
Meski tanda tak memberikan tandanya
Karena kita yang harus membaca

Tentu banyak dari kita bisa membaca
Tetapi tak semuanya tahu makna
Maka disampaikanlah berita
Tentang tanda dan peristiwa

Kita lihat adanya berita
Kita dengar adanya tanda
Namun kita tak membaca
Apakah kita lupa caranya?
Ataukah kita pura pura lupa?

Waktu menjadi abu
Peristiwa sudah berlalu
Apakah kita hanya menunggu
Pada yang tak menentu
Untuk segera membantu

Ketika peristiwa terjadi
Kita hanya bisa mengabdi
Untuk saling berbagi

Apakah kita berbagi
Ketika peristiwa terjadi
Bisakah setiap hari
Kita berbagi

Tanda telah menjadi peristiwa
Agar tak terimpa bencana
Marilah kita membaca
Seraya berdoa

Tanpa Pemberitahuan

Tersiar sebuah warta
Kau pergi meninggalkan kota
Juga rasa
Rasa rindu kepada lirih suara
Saat kau menyebut nama

Memang tak terdengar kata
Namun nada bibirmu terbaca

Saat aku menyapa
Kau sampaikan berita
Kau berada di beranda

Ketika kulemparkan canda
Semula kau bersedia
Kau tau diriku pelupa
Bahwa dirimu seorang perasa

Kini aku kembali pada waktu
Aku rindu pada tipis matamu
Yang memandang lugu
Karena memang seperti itu
Cara dirimu ber-laku

Bisakah kita seperti dulu?
Yang selalu mengatur waktu
Bukan sekedar bertemu
Tetapi untuk berbagi ilmu
Juga melepas rindu
Padamu

Rabu, 26 Desember 2018

Keamanan yang Aman

Kronologi Penembakan Letkol Dono oleh Anggota TNI AU
Rabu, 26/12/2018 12:41
Jakarta, CNN Indonesia -- Anggota TNI Angkatan Darat Letnan Kolonel CPM Dono Kuspriyanto tewas meninggal setelah ditembak di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (26/12) malam.
Kapendam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi menjelaskan sekitar pukul 22.30 WIB korban sedang yang mengenakan pakaian preman atau sipil melintas di kawasan Jatinegara Barat, Jakarta Timur.
"Terjadi serempetan dengan kendaraan motor oleh terduga pelaku penembakan karena korban tidak berhenti pelaku mengejar korban," kata Kristomei di Kodam Jayakarta Jakarta, Rabu siang.
Lalu lintas yang masih padat, membuat pelaku turun dari motor dan menembak korban. Ada dua tembakan pertama dari arah depan korban. Kemudian dua tembakan lagi dari arah belakang.
"Korban mendapat luka tembakan di pelipis dan tembakan yang tembus di perut," kata dia.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono menyatakan sekitar pukul 23.30 WIB polisi mendapat laporan terdapat sebuah mobil menyala dengan korban terluka di dalam mobil. Polisi yang tiba langsung melarikan Letkol Dono ke RS Polri Kramat Jati.
"Ternyata korban sudah meninggal dunia. Selanjutnya kita lakukan autopsi dan visum di RS Polri Kramat Jati," kata Argo.
Dari tempat kejadian perkara, polisi menemukan selongsong peluru, kendaraan dinas TNI. Polisi juga sudah memeriksa saksi yang melihat kejadian.
"Ada dua saksi yang kita mintai keterangan dan kita tunjukkan foto benar ciri-cirinya seperti itu. Kita melihat pelaku diduga TNI. Makanya kita depankan dengan Pom," tutur dia.
Terduga pelaku sudah ditangkap sekitar pukul 04.00 WIB. Ia adalah seorang anggota TNI Angkatan Udara berpangkat Serda dengan inisial JR. Polisi sudah menyerahkan kasus ini ke Polisi Militer Angkatan Udara.  (ctr/dea)
Terjadi lagi penembakan sesama anggota TNI di kawasan Jakarta Timur. Kasus ini bukanlah kasus pertama kali terjadinya perselisihan antaranggota TNI maupun Polri. Berbagai motif telah menjadi dasar perselisihan antaranggota penegak keamanan negeri ini. Kasus penembakan anggota TNI ini menjadi kasus kedua perselisihan anggota keamanan negeri dalam waktu kurang lebih satu bulan terakhir. Sebelumnya terjadi pembakaran polsek Ciracas yang diduga dilakukan oleh oknum anggota TNI. Hal ini buntut dari pengeroyokan anggota TNI di Cibubur oleh petugas parkir.
Sungguh ironis rasanya jika penegak keamanan negeri ini saling berselisih. Meskipun beberapa kasus mungkin oknum yang berselisih tidak menyadari bahwa mereka berselisih dengan sesama anggota penegak keamanan. Meskipun demikian ada cara cara yang lebih baik yang sudah diatur oleh hukum negeri ini untuk menyelesaikan berbagai perselisihan. Namun sepertinya kepastian hukum tidak didapat sehingga mereka menyelesaikan dengan cara mereka sendiri. Hingga terjadilah penembakan dan pembakaran seperti yang telah diberitakan.
Tetapi mengapa mereka sampai bisa berbuat demikian? Bukankah mereka sebelumnya mendapatkan pembekalan atau pendidikan sebelum secara resmi bertugas menjadi anggota penegak keamanan? Kalau seperti itu pendidikan seperti apa saja yang didapat hingga merek bisa berbuat seperti itu? Sungguh perlu ada evaluasi mendalam mengenai pendidikan anggota keamanan karena sudah tersebar juga di masyarakat bahwa terdapat kekerasan dalam lingkungan pendidikan tersebut.
Dari satu kasus saja tentunya menjadi kerugian yang besar bagi masyarakat maupun negeri ini. Dimulai dari pendidikannya yang banyak menggunakan anggaran negara. Juga masyarakat bukannya merasa aman malah menjadi khawatir terhadap penegakkan keamanan di negeri ini. Dari contoh kasus pembakaran polsek Ciracas saja bisa menghambat jalannya pelaksanaan tugas anggota polsek sebagaimana mestinya. Meskipun bisa menjadi rahasia umum bahwa perkembangan kasus pembakaran ini tidak akan lagi muncur ke permukaan, hal itu malah bisa membuat masyarakat antipati terhadap para anggota keamanan masyarakat. Dan keamanan di masyarakatpun bisa menjadi terganggu.
Sekali lagi hal ini perlu diadakan evaluasi yang lebih dalam, lebih lanjut, dan lebih serius supaya kasus seperti ini tidak terjadi lagi. Memang tidak semua anggota keamanan bertindak anarkis seperti yang telah terjadi. Tetapi satu atau dua kasus bisa membuat masyarakat mengeneralisir atau mengambil kesimpulan mengenai anggota penegak keamanan. Kuncinya yaitu kita harus saling percaya bahwa masih ada orang orang baik dan kita juga mesti berusaha berbuat baik dengan begitu keamanan dengan sendirinya bisa kita rasakan.

Selasa, 25 Desember 2018

Rutinitas Kosong

Padahal ada kemarin dan esok
Tapi rasanya hari hanyalah hari ini
Siapa yang lebih dulu menyapa
Pijak telapak kaki ataukah mentari
Siapa yang lebih dulu sampai
Apakah senja ataukah raga

Pijak kaki menyambut mentari
Mentari memberi arah kaki melangkah
Pada jalan setapak yang terdapat mandat

Belum selesai tangan menggapai
Bangku taman mulai melambai
Meminta waktuku mengisi kekosongan

Sejenak aku duduk pada bangku taman
Mencoba mengisi bangku taman yang kosong
Menatap matahari yang tak bisa ditatap

Daun dan ranting bergoyang
Membuka jalan bagi mentari
Mengingatkan diri
Harus ada yang diakhiri

Berakhir atau tidak
Senja menantang raga
Untuk kembali pada kekasih

Sebelum lelap dalam gelap
Kekasihku menunggu kisahku
Namun ia menyimpan kisahnya

Dari atap ku menatap sabit
Menunggunya menjadi purnama
Karena bersama purnama
Kasih kekasih ku rasakan

Tetiba aku terjatuh
Saat mentari menyapaku
Dan membawaku
Pada jalan setapak

Aku kembali sebelum senja
Kemudian mulai bercerita
Bahwa aku pernah seperti ini
Dan aku bertanya
Apakah hari itu hanya satu, yang seperti ini?

Absurd

Pernahkah kau menanam rasa percaya?
Dengan sabar kau tunggu percaya tumbuh
Dan kepercayaan tumbuh semakin tinggi
Hingga kau sadar kepercayaan hanya tumbuh
Saat daun daun turun berguguran
Sampai yang tersisa hanyalah kecewa yang mengakar

Apakah memang hidup sebercanda itu?
Kepercayaan pada manusia yang tak selalu berbalas.
Tak membuat kita harus bertutur curiga.
Bertingkah waspada namun percaya tetap ada.
Karena didirimu juga ditanam bibit percaya.
Maka tumbuhkanlah buah kepercayaan itu.
Tentu kita akan memetik lezatnya rasa percaya.

Senin, 24 Desember 2018

Hidup Hujan

Pada pagi yang sunyi
Hujan turun menemani
Tak perlu menunggu redup
Dalam terikpun hujan tetap hidup

Suara rintikmu pada genteng bocor
Membangunkan resah karpet kotor
Angin membawamu menghantam dedaunan
Akar rumput menanti kau singgahi

Tanah tanah kembali basah
Aspal aspal kembali hitam
Sungai sungai kembali mengalir deras

Namun ada yang tak menunggu
Baginya hujan itu mengganggu
Kembali menumbuhkan rindu

Tapi ada yang memandangi
Melihat hujan dalam sepi
Karena bersama hujan
Ia rasakan mata air
Juga air mata

Minggu, 23 Desember 2018

Bencana dan Peringatan

Sabtu, 22 Desember 2018, Selat Sunda. Indonesia kembali berduka, khususnya bagi warga sekitar Selat Sunda, Pandeglang Banten. Terjadi tsunami yang menghantam wilayah tersebut pada sabtu malam. Ratusan orang menjadi korban, bahkan sampai merenggut jiwa. Evakuasi terus dilakukan, untuk mencari korban hilang. Menurut media, penyebab tsunami adalah anak gunung krakatau yang erupsi. Longsoran badan gunungnya yang jatuh ke laut menyebabkan gelombang yang menyapu wilayah pantai sekitarnya. Ini merupakan bencana atau musibah yang kesekian yang terjadi di Indonesia. Yang sebelumnya sempat terjadi gempa di Lombok dan Palu.
Berbagai kalangan masyarakat dan media merespon bencana ini. Masyarakat pada umumnya menyampaikan bela sungkawa dan menyampaikan rasa duka serta memanjatkan doa. Media terus memberitakan, memperbarui informasi mengenai korban dan proses evakuasi gempa. Ucapan duka maupun bela sungkawa serta doa bukan hanya datang dari dalam negeri. Tetapi juga datang dari luar negeri. Bahkan sampai pesepakbola Mesut Ozil yang berkebangsaan Jerman tapi memiliki darah Turki menyampaikan dukanya di akun media sosialnya dengan Bahasa Indonesia.
Berbagai informasi mengenai bencana tersebut disampaikan oleh media. Tentu hal itu diharapkan untuk membantu berbagai pihak dalam menangani bencana dengan cepat dan tepat. Meski terdapat media yang menyampaikan informasi yang diberikan oleh dua lembaga kredibel terkait bencana bahwa gelombang tersebut bukanlah tsunami. Namum pada akhirnya diklarifikasi gelombang tersebut sebagai tsunami. Ada yang menganggap hal itu merupakan kekeliruan fatal yang disampaikan oleh dua lembaga kredibel tersebut. Tetapi hal itu tidak perlu kita permasalahkan lebih jauh. Dan diberbagai media sosialpun terdapat berbagai respon mengenai bencana tersebut.
Ada yang mengkaitkan bencana tsunami itu dengan berbagai kejadian yang terjadi di negeri ini. Ada juga yang mendiskusikan, apakah ini adalah bencana alam, musibah, peringatan ataukah ini merupakan sebuah azab. Hal ini menjadi pola yang berulang ketika terjadi bencana di negeri ini. Ada orang yang sibuk memberitakan bencananya, ada orang yang sibuk mendiskusikan bencananya, dan ada pula orang yang sibuk melakukan berbagai kegiatan sosial untuk membantu korban bencana. Yang menarik adalah pada bagian orang orang yang mendiskusikan suatu peristiwa ini. Biasanya yang didiskusikan adalah penyebab bencana, respon pemerintah, dan apakah ini murni bencana alam ataukah ini merupakan peringatan atau sebuah azab.
Pada bagian diskusi tersebut bisa jadi membosankan ketika topik diskusinya yaitu respon pemerintah. Ujung diskusinya jelas, pemerintah yang memiliki daya lebih dibandingkan dengan sekelompok masyarakat mestinya cepat tanggap. Diskusi juga bisa menjadi menambah wawasan jika topik diskusinya yaitu penyebab dan proses bencana itu terjadi. Terdapat sebuah kejadian alam yang bisa menambah pengetahuan kita serta bisa kita jadikan dasar untuk berupaya meminimalisir korban atau kerugian bencana. Dan diskusi bisa menjadi buang buang energi jika topik bahasannya dikaitkan dengan peristiwa politik lalu disambung dengan bahasan apakah ini murni bencana ataukah ini azab akibat beberapa peristiwa politik yang terjadi.
Yang jelas bahwa peristiwa ini merupakan suatu peristiwa alam. Hal ini bisa disepakati oleh siapapun. Kemudian peristiwa alam ini merupakan bagian dari kuasa Allah. Dan percayalah hal ini tak ada yang mampu membantahnya. Namun muncul pertanyaan, apa tujuan atau maksud dari peristiwa atau bencana alam ini yang merupakan kuasa Allah terjadi? Apakah ini teguran, peringatan, ataukah ini benar azab, dan bisa jadi karena ini hak prerogatif Allah bahkan untuk bertanyapun kita tidak punya hak. Tetapi hal ini perlu dicarikan jawaban agar kita tidak hanya berdiskusi tetapi juga bertindak nyata dalam perbuatan terhadap bencana alam.
Pertama kita sepakati bahwa ini merupakan sebuah bencana alam yang merupakan bagian dari kuasa Allah. Kedua apakah bencana ini merupakan teguran atau azab Allah biarlah ini tetap berada pada hak prerogatif Allah. Kita bisa memiliki pendapat, kita juga bisa menyampaikan pendapat tentang bencana ini, tetapi kita tidak bisa menyatakan bahwa pendapat kita merupakan kebenaran.
Dan pendapat dari penulis mengenai peristiwa ini yaitu terimalah bencana ini sebagai bagian dari kuasa Allah dan anggaplah bencana tersebut sebagai peringatan bagi kita. Kita terima sebagai kuasa Allah dan sebagai peringatan bahwa manusia makhluk lemah, manusia tidak memiliki kuasa akan dunia, manusia akan kembali kepada Allah dalam kondisi siap ataupun tidak siap dan dimintai pertanggungjawaban atas kehidupan di dunia. Dengan begitu kita bisa berbuat sesuatu yang terbaik untuk diri kita sendiri dan untuk orang lain.
Dan terhadap bencana ini kita tidak hanya berdiskusi mengkaitkan bencana yang terjadi dengan sebuah peristiwa yang terjadi didunia, di bidanh politik khususnya. Karena yang terpenting yaitu jika kita bisa berbuat sesuatu untuk membantu saudara kita maka lakukanlah. Dan jika kita memiliki keterbatasan maka doa kita juga bisa membatu saudara saudara kita.

Sabtu, 22 Desember 2018

Kritik

Pada sebuah sosial media ada sebuah meme yang dibagikan oleh seseorang. Meme tersebut bercerita tentang ada seorang penjual terompet untuk perayaan penyambambutan tahun baru. Kemudian pada meme tersebut diceritakan terdapat orang yang enggan membeli terompet dengan alasan keyakinannya. Di akhir gambar penjual terompet berkeluh hendak makan apa keluarganya jika terompetnya tidak ada yang membeli.
Orang membagikan cerita pada meme tersebut sambil tertawa. Kemudian ada yang berkomentar, malaikat juga nantinya akan meniup sangkakala yang dianggapnya sebagai "terompet". Hanya orang itu dan Tuhan yang tau maksud dari orang itu membagikan meme tersebut sambil tertawa dan maksud orang berkomentar seperti itu. Dan menurut penulis orang juga berhak memberikan penilaian atau tanggapan kepada orang yang menyebarkan meme dan mengomentari meme tersebut.
Tentunya penulis juga punya hak untuk mengomentari hal yang terjadi pada sebuah media sosial tersebut. Pertama bisa jadi itu merupakan pandangan sinisme orang yang membagikan meme tersebut terhadap Islam atau muslim. Mengapa bisa menilai demikian? Dari meme tersebut jelas ada seorang muslim yang enggan membeli terompet karena enggan merayakan tahun baru dengan meniup terompet. Karena muslim tersebut berkeyakinan merayakan tahun baru dengan cara meniup terompet dan menyalakan petasan bukanlah ajaran Islam. Yang membuat orang itu sinis adalah dia beranggapan bahwa muslim tersebut tidak mau membatu orang lain dengan membeli terompet karena berpegang pada keyakinannya.
Komentar atau tanggapan berikutnya yaitu terdapat komentar dari seseorang bahwa malaikat juga akan meniup terompet sangkakala. Bagi penulis itu cukup jelas merupakan sinisme terhadap Islam. Tapi itu menjadi maklum karena orang itu tidak tahu, tidak mengerti, tidak paham, dan tidak mengenal Islam. Dalam Islam banyak perumpaan yang digambarkan atau dijelaskan supaya manusia bisa lebih mudah paham atas apa yang hendak disampaikan Islam. Seperti misalnya terdapat istilah Arsy. Manusia menganggap Asry itu sebagai singgasana. Tentunya tidak seperti singgasana yang ada di dunia. Karena Arsy merupakan "Singgasana" Allah. Begitu juga dengan sangkakala tidak seperti terompet yang ada di dunia. Tetapi sekali lagi menjadi maklum karena mereka tidak mengenal Islam. Dan kita doakan saja semoga mereka mendapat hidayah untuk mengenal Islam.
Kritik berikutnya yaitu terhadap perilaku muslim yang terdapat pada meme tersebut. Jika kita tidak ingin membeli terompet karena berpegang pada keyakinan, kita tidak perlu dan tidak harus menunjukkan sikap yang dapat menyinggung penjual terompet. Dan si penjual terompet juga tidak perlu khawatir tidak bisa makan sebab terompetnya tidak laku.karena Allah sudah mengatur rezki setiap makhluknya, sekali lagi bukan hanya setiap orang tapi setiap makhluknya. "Bahkan belatungpun punya rezkinya", begitu kata dosen penulis. "Menginjak injak kitab suci itu penghinaan mendasar atau yang paling permukaan, karena besok kau khawatir tidak bisa makan itu merupakan penghinaan paling dalam terhadap Tuhan", begitu kata Sujiwo Tedjo.
Islam itu Rahmatan Lil Alamin, Rahmat semesta alam. Perilaku penjual dan orang yang enggan membeli terompet -jika mereka muslim- belum menunjukkan ajaran Islam. Dan bagi yang menyebarkan meme dan juga yang berkomentar kita berikan maklum dan kita doakan saja karena mereka belum mengenal Islam. Serta yang penting dari peristiwa itu semua merupakan pelajaran bagi kita untuk mempelajari dan mempraktikkan Islam dengan lebih baik lagi.

Jumat, 21 Desember 2018

Panggil saja Ibu

Sedari pagi mulai ramai
Anak anak memajang foto
Bersama malaikatnya
Yang mereka sebut Ibu

Meski tak semua anak
Memanggilnya dengan Ibu
Tetapi hari ini
Mereka merayakan hari ibu

Apa yang anak anak rayakan
Kenapa mereka merayakan
Apa karena punya sosok ibu
Atau karena merasakan kasih ibu

Jika tak ada lagi sosok ibu
Bolehkah seorang anak merekayan
Jika ada yang tak merasakan kasih ibu
Lalu, apa yang mereka rayakan

Hari ini anak anak berfoto
Mencari foto lama,  lalu memajang foto
Bersama ibu mereka
Pada berbagai media

Bersama dengan foto itu
Mereka tuliskan berbagai kata bijak
Mungkin doa juga harap
Tentang ibu mereka

Hari ini kau mendoakan ibumu
Apakah kemarin kau mendoakannya
Akankah esok kau mendoakannya
Ataukah hari ibu hanya seremonial saja

Hari ini kau sampaikan harap pada ibumu
Sadarkah kau juga jadi harapannya
Mampukah kau penuhi harapannya
Ataukah kita hanya saling berharap

Lepas itu semua
Mari rayakan bersama
Terutama dengan doa

xx : kumpulan kisah

#1
Tetaplah seperti itu
Tetaplah jadi dirimu
Ku yakin bukan karena malu
Maka tetaplah menabur rindu
#2
Buatlah tawamu penyebab tawa
Bukan sumber kecewa
Juga bukan sumber rasa ragu
Dan, jadikan dirimu penyebab ceria
#3
Kecewa ; tapi pesonamu tak terkikis
Lirih kau memanggil, dengan manis
Terlihat, nada tawa matamu yang tipis
Kau tunjukkan bahagia, melalui tangis
#4
Kau menjadi sebab
Bagi mereka berkepul asap
Juga untuk menaruh harap
Dan dengan jiwa kau menjawab
#5
Bila berhadap pada pilihan
Berpeganglah pada prinsip
Pilihan itu juga teman
Yang bisa pengaruhi nasib

Kamis, 20 Desember 2018

Hari Ini

Dijalani dengan cara bagaimanapun, hari haruslah kita hadapi. Hari tak akan menunggu kita siap untuk menghadapinya. Hari akan terus berganti, bagaimanapun keadaan kita. Banyak persitiwa terus terjadi sepanjang hari. Peristiwa yang terus terjadi bisa berkaitan dengan kita maupun tidak. Untuk itu mestinya kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi hari. Beragam peristiwa terjadi di Indonesia hari ini. Secara langsung maupun tidak banyak peristiwa yang berkaitan dengan kita. Lalu harus apa kita untuk menghadapi hari ini?
Sebelum mempersiapkan diri apa yang harus kita lakukan hari ini, kita perlu untuk tahu terlebih dahulu apa yang terjadi hari ini. Jika kita lihat berita, yang terjadi hari ini diantaranya yaitu tentang sepak bola Indonesia, tentang pemilihan umum di Indonesia, tentang penganiayaan seorang habib di suatu daerah, dsb. Kemudian setelah kita tau apa yang terjadi hari ini, kita cari tahu lebih dalam tentang suatu peristiwa yang terjadi hari ini. Setelah itu kita tentukan peristiwa itu berkaitan secara langsung maupun tidak terhadap diri kita. Barulah kita bisa menentukan yang perlu kita lakukan terkait suatu peristiwa.
Pentingkah kita mengetahui suatu peristiwa yang terjadi di sekitar hari ini? Haruskah kita gali lebih dalam tentang suatu peristiwa yang terjadi? Perlukah kita pastikan apakah suatu peristiwa itu berkaitan dengan kita baik secara langsung maupun tidak? Jawaban dari semua tanya itu adalah penting dan perlu agar kita bisa menjalani hidup kita hari ini dengan baik.

Rabu, 19 Desember 2018

Cara Hidup

Hidup itu tentang tujuan, hidup itu tentang perbuatan. Untuk mencapai tujuan hidup banyak hal yang harus diperbuat atau dilakukan. Setiap orang memiliki tujuan hidup berbeda. Maka banyak hal berbeda yang dilakukan orang. Meski beberapa orang memiliki tujuan hidup yang sama, tetapi mereka melakukan hal yang berbeda untuk mencapai tujuan. Meskipun juga banyak orang yang melakukan hal yang sama tetapi bisa jadi mereka memiliki tujuan yang berbeda. Itulah dinamika kehidupan. Tak banyak yang bisa menduga apa yang akan terjadi dalam hidup. Kita hanya bisa berbuat, tetapi yang menentukan bukan kita. Kita harus menetapkan tujuan hidup, dan berusaha dengan beragam cara yang baik untuk mencapai tujuan. Meskipun bukan usaha kita yang menjamin tercapainya tujuan.
Sekali lagi jika diuraikan tujuan hidup manuisa itu berbeda, meskipun bisa jadi pada akhirnya tujuan itu menuju pada satu muara yang sama. Akan tetapi muara atau tujuan hidup yang sama tak menjamin cara kita mencapai tujuan juga sama. Dari berbedanya cara untuk mencapai tujuan tersebut membuat dinamika kehidupan menjadi menarik. Orang orang akan berpegang teguh pada caranya masing masing. Jika orang orang tetap berprgang teguh pada caranya masing masing  maka bisa jadi salah satu orang akan mengklaim bahwa caranya tersebutlah yang paling baik. Dan yang paling buruk adalah menyalahkan cara orang lain dalam mencapai tujuan hidup.
Cara pandang yang berbeda tersebutlah yang membuat dinamika hidup menjadi lebih menarik. Perbedaan tersebut membuat kita menjadi jauh lebih mengenal satu sama lainnya. Perbedaan tersebut menjadi anugrah bagi kita semua jika kita bisa menghadapi perbedaan tersebut dengan baik. Perbedaan tersebut mestinya menjadikan hidup kita lebih baik. Jika dengan perbedaan menjadikan kita tak saling kenal, jika perbedaan menjadikan kita saling menghujat, jika perbedaan menjadikan kita saling bertengkar maka pasti ada yang tidak benar pada hidup kita, pada diri kita. Dan hal yang tidak benar pada diri kita akan mempengaruhi cara hidup kita, cara kita mencapai tujuan hidup kita.
Harus ada instropeksi, evaluasi, maupun refleksi pada hidup kita, pada diri kita. Supaya kita bisa mencapai tujuan hidup kita dengan cara yang baik. Tak peduli jika memiliki tujuan yang berbeda, tak peduli jika cara hidup kita berbeda. Segala perbedaan itu akan menjadi dinamika yang indah jika kita menghadapinya dengan cara yang baik. Kita akan tetap saling mengenal dan lebih mengenal lagi berkat perbedaan dalam hidup. Untuk itu sikapilah perbedaan dengan cara yang baik.

Selasa, 18 Desember 2018

Rumus Hidup

Ada seorang ulama yang mengemukakan pendapatnya, yang menurut penulis pendapat tersebut merupakan sebuah rumus hidup. Pendapat yang dikemukakan sang ulama adalah bahwa hidup di dunia itu tiga hari. Yaitu kemarin yang telah lewat, hari ini yang sedang dihadapi, dan hari esok yang belum tentu kita temui. Rumus itu dikemukakan untuk dirinya sendiri khususnya dan untuk masyarakat lain pada umumnya. Mengapa disebut sebagai rumus hidup? Karena dengan rumus itu kita bisa menentukan langkah langkah untuk menjalani hidup kita.
Bagaimana kita bisa menentukan langkah langkah untuk menjalani hidup dengan rumus itu? Untuk menjawabnya kita harus mengerti dan memahami maksud rumus dari ulama itu. Pertama, hari kemarin yang telah lewat dan kita tak bisa kembali padanya. Hal yang sudah lewat hanya bisa kita jadikan sebagai pelajaran untuk menjalani hari ini dan menentukan langkah untuk hari esok. Banyak hal yang tidak sesuai dengan rencana atau keinginan kita. Banyak kesalahan dan kekurangan yang kita lakukan pada hari kemarin. Tentu ada juga hal hal baik yang kita alami. Hal hal tersebut perlu kita perbaiki, pertahankan, maupun kita tingkatkan.
Yang kedua yaitu hari ini yang sedang kita hadapi. Kita hadapi hari ini sebagai akibat dari yang kita lakukan kemarin. Kita hadapi hari ini sebagai bekal untuk menghadapi hari esok, meskipun belum tentu kita temui. Kita hadapi hari ini, sesuai dengan yang telah kita rencanakan. Kita hadapi hari ini meski terjadi sesuatu yang tidak kita harapkan. Kita hadapi hari ini dengan segala tantangan yang menghadang. Kita hadapi hari ini bukan hanya untuk diri kita. Tetapi hadapilah hari ini untuk berbuat sesuatu kepada semua orang, karena kita tidak tau seperti apa hari esok yang menunggu untuk dihadapi. Bisa jadi banyak orang yang bisa kita bantu hari ini, tetapi kita memilih untuk tidak membantunya. Dan esok bisa jadi kita yang memerlukan bantuan orang lain.
Dan yang ketiga yaitu hari esok yang belum tentu kita temui. Bukan berarti hari esok itu tidak ada, tetapi apakah kita tetap ada untuk bertemu hari esok. Kita tetap bisa percaya bahwa hari esok itu ada. Kita tetap perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi hari esok. Kita tetap perlu membuat rencana apa saja yang harus kita lakukan untuk menghadapi hari esok. Kita tetap harus berbuat sesuatu hari ini, dan hari esok harus kita hadapi dengan lebih baik dari pada hari ini.
Ulama tersebut memiliki pengertian tersendiri tentang rumus yang dia buat. Kita juga bisa mengartikan rumus yang ulama itu buat. Tetapi kita tidak bisa memaksakan pemikiran kita terhadap rumus itu terhadap orang lain. Dan juga ulama itu tidak bisa memaksakan rumus itu untuk orang lain. Rumus itu ia buat dan ia kemukakan sebab ia sudah paham mengapa ia hidup di dunia, untuk apa kehidupan yang ia jalani di dunia, dan akan ke mana ia setelah kehidupan di dunia. Ada hal yang diyakini oleh ulama itu,  maka munculah rumus itu.
Rumus hidup yang dikemukakan oleh ulama itu bukanlah satu satunya rumus hidup dan bukanlah sebuah rumus hidup yang  mutlak. Kita juga bisa membuat rumus hidup sendiri, minimal rumus hidul untuk diri kita sendiri. Ulama itu hanya menyampaikan dan mengingatkan kebaikan. Selanjutnya kembali kepada diri kita sendiri apakah akan melakukan kebaikan atau tidak. Tetapi yang menajdi keputusan penulis terhadap rumus itu adalah, memasukkan rumus itu ke dalam salah satu rumus hidup penulis. Karena rumus itu bukanlah rumus hidup yang buruk, kita memang hidup pada hari kemarin dan hari ini, dan memang kita belum tentu hidup pada hari esok. Tetapi kita tetap harus percaya bahwa hari esok ada. Maka belajarlah dari hari esok, dan berbuat baiklah pada hari ini. Dan menjadi lebih baiklah pada esok hari.

Senin, 17 Desember 2018

Catatan Lapangan

Dalam sebuah penelitian kualitatif, terdapat suatu hal yang harus dimiliki oleh peneliti sebagai salah satu bukti penelitian yang disebut sebagai catatan lapangan. Catatan lapangan adalah suatu uraian dari hasil pengamatan atau observasi dan wawancara dari penelitian kualitatif. Uraian tersebut harus rinci dan sesuai dengan apa yang diamati. Isi dari uraian tidak boleh ditambah maupun dikurangi karena akan mempengaruhi keabsahan data penelitian. Apa yang peneliti lihat dari hasil pengamatan dan apa yang didengar itulah isi dari uraian catatan lapangan.
Terdapat bentuk atau format dari penulisan catatan lapangan. Pada bagian atas terdapat informasi dari waktu, tempat dan kegiatan yang dilakukan. Kegiatan yang dilakukan apakah observasi, wawancara, maupun keduanya. Selanjutnya, setelah informasi itu isi dari catatan lapangan berupa catatan deskriptif dan catatan reflektif. Catatan deskriptif berupa uraian hasil pengamatan seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Sedangkan catatan reflektif berupa penilaian atau pandangan peniliti mengenai catatan deskriptif. Penilaian atau pandangan peneliti mengenai catatan deskriptif yang dituliskan pada catatan reflektif haruslah sesuai dengan penelitian yang dilakukan. Karena hal itu akan sangat membantu peneliti dalam penyusunan maupun penyelesaian laporan penelitian. Pada bagian kanan catatan lapangan diberikan ruang kosong untuk pemberian koding/kode yang sesuai dengan fokus atau tujuan penelitian. Itulah sebagian dari format catatan lapangan pada penelitian kualitatif.
Dalam sebuah penelitian kualitatif, keberadaan catatan lapangan sangatlah penting. Pertama keberadaan catatan lapangan menjadi penting sebagai sarana untuk mengolah data dan menyusun laporan penelitian. Kedua, keberadaan catatan lapangan juga penting sebagai bukti dokumen sebuah penelitian. Atau menjadi bukti bahwa penelitian telah dilaksanakan sesuai prosedur. Tanpa keberadaan catatan lapangan peneliti akan kesulitan untuk mengolah data dan membuat laporan. Serta tanpa keberadaan catatan lapangan sebuah penelitian kualitatif akan diragukan prosesnya maupun keabsahan penelitiannya.
Selain bagi penelitian, catatan lapangan juga bermanfaat bagi kehidupan jika kita gali lebih dalam lagi manfaatnya. Penulisan catatan lapangan yang secara rinci dan apa adanya sesuai yang dilihat dan didengar melatih ketelitian kita dalam mengamati dan membuat catatan yang baik. Selain itu penulisan catatan lapangan juga melatih kejujuran kita. Dalam penulisan catatan lapangan pada catatan deskriptif, kita mesti jujur pada apa yang kita lihat dan dengar, itulah yang kita tulis. Bila kita mengurangi atau menambahkan suatu hal pada catatan lapangan akan berpengaruh pada penelitian kita dan pasti akan diketahui ketidakjujuran kita serta penelitian kita akan diragukan keabsahannya.
Manfaat lain dari catatan lapangan yaitu melatih kepekaan indra kita terhadap yang terjadi pada sekitar kita. Isi dari catatan reflektif pada catatan lapangan yaitu pandangan atau penilaian peneliti terhadap catatan deskriptif. Tanpa kepekaan sosial yang baik kita akan kesulitan untuk menuliskan catatan reflektif pada catatan lapangan kita. Oleh karena itu keberadaan catatan lapangan terutama dalam penelitian kualitatif menjadi sangat penting.
Menurut penulis, catatan lapangan diperlukan bukan hanya dalam penelitian. Tetapi bisa juga diperlukan dalam kehidupan sehari hari sebagai catatan harian diri kita. Dari penulisan catatan lapangan yang baik, kita akan menjadi peneliti yang baik. Dan dengan menulis catatan lapangan yang baik kita melatih diri kita untuk menjadi lebih baik atau lebih berkualitas. Dengan membuat  catatan lapangan kita bisa mendeskripsikan dan merefleksikan diri kita. Dengan demikian kita bisa memperbaiki kekurangan kita dan meningkatkan kelebihan kita. Oleh karena itu marilah sama sama kita menuliskan catatan lapangan kehidupan diri kita untuk evaluasi dan perbaikan kehidupan kita bersama.

Mengisi Waktu yang Berganti

Rintik demi rintik hujan kembali
Mengganti kemarau yang tak pasti
Apakah hujan ini yang dinanti
Ataukah menanti kepada janji

Waktu terus berlalu
Dan tak pernah menunggu
Waktu akan terus melaju
Tanpa mengenal rambu rambu
Kita bisa mengatur waktu
Tapi tidak bisa memutar waktu

Ketika hujan turun kembali
Cobalah untuk engkau resapi
Bahwa ia akan terhenti
Tanpa janji yang ditepati

Pada hari yang berlalu kita menanam rindu
Kemudian berjanji kepada waktu
Hidup kita berada pada ruang tunggu
Untuk itu berilah isi pada hidupmu

Minggu, 16 Desember 2018

Sebuah Nilai

Dalam sebuah episode one piece, pada alur cerita perang antara bajak laut dengan angkatan laut terdapat kalimat menarik yang dilontarkan oleh seorang bajak laut. Kalimat tersebut adalah, "seorang anak yang tidak melihat atau merasakan perang dengan seorang anak yang melihat atau merasakan perang memiliki nilai yang berbeda." Pada umumnya masyarakat menganggap angkatan laut adalah keadilan dan bajak laut adalah kejahatan. Dan pada perang tersebut siapapun yang menang akan dianggap sebagai pahlawan.
Kata nilai memiliki beragam arti. Arti dari kata nilai bergantung dari kata yang mengikutinya. Nilai uang, nilai barang, nilai pelajaran, nilai diri, nilai kemanusiaan dll. Dari contoh yang sering kita dengar tersebut, kata nilai memiliki arti yang berbeda. Pada contoh tertentu kata nilai mengandung arti sebuah angka angka. Seperti nilai uang dan nilai pelajaran. Sedangkan yang lain kata nilai memiliki arti yang lebih luas, seperti nilai diri dan nilai kemuanusiaan.
Dengan sebuah nilai kita bisa membuat tolok ukur tentang kualitas barang serta kemampuan atau kualitas seseorang. Bila yang dinilai adalah sebuah barang, maka tidak begitu sulit untuk mengukur kualitas suatu barang. Dan jika pada dunia sekolah, nilai juga biasa diberikan oleh guru kepada muridnya pada pelajaran tertentu. Hal itu juga untuk mengukur kemampuan murid terhadap penguasaan pelajaran oleh seorang murid. Namun yang menjadi sulit adalah ketika kita menilai kualitas kemanusiaan, menilai kualitas diri orang lain, dan termasuk menilai kualitas diri sendiri.
Untuk menilai hal hal tersebut setiap orang memiliki standar atau tolok ukur yang berbeda. Dan setiap orangpun memiliki nilainya masing masing. Kita tidak bisa membuat kesimpulan dan menjadikannya sebuah penilaian umum terhadap nilai diri seseorang. Seperti contohnya jika seorang murid bisa berenang dan seorang murid lainnya tidak maka kita tidak bisa menilai anak itu tidak bisa olahraga. Atau contoh lain, seorang anak lebih mudah paham terhadap pelajaran matematika dari pada pelajaran ipa. Bukan berarti anak itu tidak pandai, hanya saja anak itu lebih unggul pada pelajaran tertentu.
Akan menjadi lebih sulit untuk menilai sifat sifat seseorang karena orang akan menunjukkan sifat yang berbeda pada waktu, tempat, situasi, dan orang yang berbeda. Maka dari itu yang terpenting adalah bukan tentang menilai orang lain, tetapi yang terpenting yaitu bagaimana menjaga diri kita untuk menjadi bernilai bagi kehidupan. Bukan karena kita ingin dinilai baik oleh banyak orang, tetapi karena kita sadar bahwa kita akan saling membutuhkan untuk menjaga kelangsungan kehidupan kita bersama.

Sabtu, 15 Desember 2018

Bayangan Yang Dicuri

Pada sebuah cerita manga tentang bajak laut terdapat alur cerita yang mengisahkan ada seorang bajak laut bernama moria yang bisa mengambil bayangan seseorang. Kemudian bayangan tersebut dapat dipindahkan kepada mayat sehingga mayat tersebut menjadi mayat hidup atau zombie. Bukan hanya sekedar menjadi zombie, tetapi zombie tersebut bisa memiliki kemampuan atau sifat yang sesuai dengan bayangan orang yang diberikan kepada zombie. Pada awalnya zombie itu akan bergerak sesuai keinginannya sendiri. Namun lama kelamaan zombie tersebut akan patuh kepada moria yang bisa mengambil bayangan seseorang tersebut.
Sudah sangat banyak bayangan yang diambil oleh moria. Itu juga berarti bahwa sudah banyak zombie yang dia kuasai. Bahkan bukan hanya kepada mayat manusia, kepada mayat hewan atau kepada tumbuhanpun bayangan yang diambil bisa dipindahkan. Sehingga ada hewan atau tumbuhan yang dapat bicara di kapal bajak laut moria. Kapal bajak laut yang dimiliki oleh moria sangat besar, seperti areal hutan sehingga mampu menampung ribuan zombie. Tujuan dari moria mengumpulkan zombie adalah untuk balas dendam mengalahkan bajak laut lain/kaidou yang lebih kuat. Karena sebelumnya dia dikalahkan oleh kaidou dengan pasukan manusia. Moria membentuk pasukan zombie karena jika bertarung dengan pasukan zombie maka pasukannya tidak akan mati atau kalah.
Pada bagian akhir alur cerita, Moria dapat dikalahkan oleh karakter utama dari manga tersebut yaitu kelompok bajak laut topi jerami dengan kaptennya Monkey D Luffy. Dengan kalahnya Moria oleh Luffy maka bayangan yang dicuri oleh moria kembali kepada tubuh atau pemiliknya masing masing. Di kapal bajak laut Moria terdapat orang orang yang tinggal di sana dan berencana untuk bertarung melawan Moria untuk merebut kembali bayangan mereka. Namun mereka belum juga berhasil sampai pada akhirnya Moria dikalahkan Luffy dan bayangan mereka kembali. Setelah bayangan mereka kembali mereka berlama lama berjemur di bawah terik sinar matahari. Hal tersebut dilakukan karena selama bayangannya dicuri, mereka tidak bisa terkena sinar matahari dan jika tubuhnya terkena sinar matahari akan habis terbakar.
Sinar matahari sangatlah penting bagi keberlangsungan kehidupan. Bukan hanya bagi manusia, tetapi juga bagi makhluk lain seperti hewan dan tumbuhan. Tumbuhan memerlukan sinar matahari untuk melakukan proses foto sintesis. Dengan berfoto sintesis tumbuhan bisa tumbuh dan tetap hidup. Jika tumbuhan tetap ada maka hewan dan manusia masih memiliki bahan makanan untuk tetap hidup. Dan manusia pun juga memerlukan sinar matahari untuk berbagai kebutuhan dan aktivitas hidupnya. Sinar matahari bisa mempengaruhi kesehatan manusia. Kekurangan atau kelebihan sinar matahari bisa menjadi penyebab penyakit bagi manusia. Dengan sinar matahari juga membantu aktivitas manusia seperti menjemur pakaian, atau menjemur beberapa makanan agar tetap sehat dan baik untuk dikonsumsi. Bahkan dengan berkembangnya teknologi sinar matahari bisa dimanfaatkan sebagak tenaga surya untuk pembangkit listrik.
Dengan barbagai manfaat tersebut, bahkan untuk membayangkannyapun rasanya akan sangat sulit bagi manusia untuk hidup tanpa sinar matahari. Memang pada saat ini manusia merasa lebih nyaman berada di dalam rumah masing masing pada saat terik menyengat. Manusia memilih untuk tetap berada di dalam ruangannya dengan kipas angin maupun penyejuk ruangan sambil bermain dengan gadget mereka. Terik sinar matahari yang sangat menyengat membuat manusia merasa tidak nyaman. Meskipun sebenarnya hal itu merupakan kelalaian manusia sendiri. Lapisan atmosfer atau ozon yang mampu menyaring sinar matahari semakin menipis akibat pencemaran lingkungan. Meskipun masih ada manusia yang beraktifitas di luar ruangan itu karena ada kebutuhan yang harus dipenuhi. Selebihnya manusia lebih memilih tetap berada di dalam ruangan dari pada berada di luar untuk bersosialisasi. Ini salah satu penyebab manusia menjadi lebih individualis.
Kurangnya sosialisasi dan interaksi antarmasyarakat sedikit banyak memberikan pengaruh. Rasa simpati, empati, dan kepedulian semakin menipis. Selain itu, orang lebih sering menghabiskan waktunya dengan gadget sehingga kehidupannya dipengaruhi oleh gadget. Nilai nilai positif yang tumbuh sebagai akibat dari sosialisasi dan interaksi yang baik antar anggota masyarakat semakin terkikis. Sehingga tidak heran jika kita merasa beberapa waktu terakhir kehidupan masyarakat kita malah menjadi semakin tidak baik.
Tentunya kehidupan masyarakat yang dirasa semakin tidak baik ini masih bisa diperbaiki. Yaitu dengan cara tumbuhkan lagi interaksi antar anggota masyarakat dengan baik. Bangun lagi rasa peduli terhadap kehidupan kita terutama pada kehidupan lingkungan kita. Dengan niat baik dan diiringi usaha maksimal yang baik pula kita masih bisa merubah kehidupan kita menjadi lebih baik lagi. Maka dari itu, marilah sama sama kita kembali hidup dibawah sinar matahari.

Jumat, 14 Desember 2018

AniManga

Di Jepang terdapat industri kreatif yang berkembang dalam masyarakatnya. Industri tersebut dikenal dengan manga/komik. Biasanya pada setiap minggu terbit chapter terbaru dari berbagai manga. Kemudian chapter itu disusun menjadi satu volume manga. Bagi manga yang menjadi perhatian publik bahkan bukan hanya publik Jepang tapi juga publik dunia, serial manga tersebut akan dibuatkan serial animasinya. Bahkan juga bagi manga atau animasi yang sangat laris bisa dibuatkan serial fim animasinya. Tidak hanya satu tetapi juga bahkan bisa belasan film dan beberapa episode spesial. Latar cerita dari manga bermacam macam, bergantung dari ide atau imajinasi serta kreatifitas sang mangaka. Ada berlatar sejarah dan juga terdapat beberapa kisah imajinasi atau khayalan si mangaka.
Saat ini manga yang penulis ikuti yaitu manga one piece. Berkisah tentang seorang pemuda yang menjadi bajak laut bersama teman temannya untuk mendapat harta karun terbesar one piece yang juga diincar bajak laut lain. Selain itu penulis juga mengikuti manga detective conan. Bercerita tentang seorang detectiv smu yang tubuhnya mengecil setelah ketahuan membuntuti transaksi mencurigakan sebuah organisasi kemudian dia dipukul dari belakang dan diberi obat sehingga tubuhnya mengecil. Merasa penasaran dengan organisasi tersebut dia bertekad untuk mengungkap kejahatan organisasi tersebut. Selain mengikuti manga, penulis juga mengikuti berbagai serial anime diantaranya hunter x hunter, dragon ball, lupin III, dsb.
Berbagai serial manga dan anime tersebut memiliki beragam latar cerita. Jika pada masa kecil penulis menyaksikan anime atau kartun hanya sebagai hiburan atau sekedar mengisi waktu libur saja, penulis tidak mengamati alur cerita atau sebenarnya hal apa yang ingin disampaikan pada cerita tersebut. Namun setelah bertemu beberapa teman yang junga mengikuti bermacam serial anime atau manga, mereka bercerita tentang serial tertentu kemudian menyampaikan pendapat mereka tentang serial tersebut. Dari situ kita bisa mendapatkan berbagai informasi diantaranya yaitu sejarah suatu daerah, budaya di Jepang dan beberapa negara lain, serta pesan moral yang terdapat pada suatu serial tertentu.
Berbagai informasi tersebut bisa kita peroleh jika kita mengikuti, membaca atau memperhatikan sebuah serial dengan baik. Ketika kita membaca manga, maka perhatikan alur cerita yang disajikan, perhatikan kata kata yang dipilih oleh mangaka, kemudian perhatikan detail gambar yang dibuat, karena dari situ semua informasi bisa kita peroleh. Sebagai contoh ada alur cerita yang mengisahkan sebuah peristiwa sejarah, ada kata kata baru yang kita tau yang menunjukkan makanan, tokoh, nama benda, atau nama hewan khas suatu daerah, atau gambar gambar bangungan, hewan, lingkungan alam yang terdapat pada daerah tertentu yang sebelumnya tidak kitaketahui. Jika kita memperhatikan dengan baik hal tersebut maka kita akan banyak mendapatkan pengetahuan baru. Dan jika kita mengikuti pelajaran bahasa Indonesia dengan baik dan kita memperhatikan serta memahami materi unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik sebuah karya sastra terutama maka kita akan mendapatkan lebih banyak pengetahuan baru.
Selain berbagai pengetahuan kita juga bisa mendapatkan berbagai pesan moral yang bisa kita terapkan dalam hidup kita. Seperti jangan mudah menyerah, percaya terhadap teman, buatlah sebuah keputusan dalam hidup, bermimpi dan berusahalah untuk menggapai mimpi tersebut dsb. Memang kata kata itu sering kita dengar tetapi dengan membaca atau menyaksikan manga serta anime kita akan mendapatkan contoh bagaimana melaksanakan kata kata tersebut. Selain itu kita juga diingatkan tentang cara pandang atau cara berpikir terhadap suatu hal di luar diri kita. Selalu berfikir positif terhadap suatu hal bisa membuat hidup kita menjadi lebih baik.
Komik atau kartun bukanlah sebuah karya yang diperuntukkan kepada anak kecil saja. Bahkan terdapat beberapa komik atau kartun yang dikhususkan untuk dikonsumsi oleh orang dewasa saja. Kartun atau komik memberikan banyak pengetahuan dan pesan pesan moral untuk hidup kita. Bagi para orang tua tidak harus sampai melarang anaknya jika sering membaca atau menonton komik maupun kartun. Cukup dampingi anak anak kalian. Dari sini kita bisa memahami bahwa pengetahuan bisa kita dapatkan di mana saja, pelajaran hidup bisa kita peroleh dari apa saja, dan cara pandang kita terhadal suatu hal kita harus bisa menempatkannya dengan baik. Memandang suatu hal dengan baik membuat kita jujur terhadap diri sendiri.

Kamis, 13 Desember 2018

Manusia Ter-Pilih-An

"Dan Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah (12). Kemudian kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim) (13). Kemudian air mani itu kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta yang paling baik (14).” Q.S Al Mukminun : 12-14.
Paragraf di atas merupakan informasi atau penjelasan mengenai proses penciptaan manusia yang bersumber dari kitab suci Al Quran. Terdapat beberapa informasi lain yang menjelaskan proses penciptaan manusia pada Surat yang berbeda. Secara garis besar penjelasan yang terdapat pada Ayat di atas bukanlah tentang proses penciptaan manusia yang terbuat dari tanah, namun merupakan penjelasan mengenai proses penciptaan manusia secara biologis. Al Quran telah memberikan berbagai macam informasi tentang kehidupan, salah satunya yaitu tentang penciptaan manusia. Bertahun tahun setelah ayat Al Quran turun, ilmu pengetahuan membuktikan apa yang disampaikan Al Quran itu benar. Hal ini menunjukkan bahwa Al Quran benar benar merupakan firman Allah.
Yang akan dibahas pada tulisan ini yaitu bahwa manusia berasal dari air mani yang pada proses biologisnya terdapat ratusan juta sel atau air mani berebut untuk membuahi sel telur. Dari ratusan juta tersebut hanya akan ada satu sel atau pada beberapa proses terdapat lebih dari satu sel yang dapat membuahi sel telur. Bila terdapat lebih dari satu sel yang dapat membuahi sel telur maka proses itulah yang mengakibatkan lahirnya bayi kembar. Yang hendak disampaikan dari proses tersebut adalah kita merupakan manusia pilihan karena terlahir dari persaingan ratusan juta sel air mani. Kemudian setelah proses biologis dilewati munculah kita di dunia dan berhadapan dengan jutaan manusia pilihan lain yang mengalami proses yang sama dengan kita. Lalu bagaimana kita bisa menjadi manusia terpilih diantara manusia pilihan tersebut?.
Kita memang dilahirkan dari proses persaingan tetapi ketika kita di dunia kita tidak ingat pernah merasakan persaingan tersebut. Yang kita tau saat ini adalah pada mulanya kita mengalami proses persaingan yang sama meski di tempat yang berbeda, dan kita dilahirkan untuk kembali bersaing. Setelah kita dilahirkan, secara normal kita sama sama memiliki fisik atau anggota tubuh yang sama. Kita sama sama memiliki hati, jantung, otak, mata, mulut serta indra dan anggota tubuh lainnya. Dan selama atau setelah mengalami proses persaingan akan diketahui siapa yang menjadi manusia terpilih dari manusia pilihan. Kemudian yang menjadi pertanyaan dari hal tersebut adalah, apa yang menyebabkan orang lain menjadi manusia terpilih, padahal kita memiliki fisik atau anggota tubuh yang sama secara normal?
Untuk mengetahui jawaban tersebut, pertama kita harus paham bahwa meski memiliki anggota tubuh yang sama seperti mata, hidung, dan mulut kita memiliki raut atau bentuk wajah yang berbeda. Ini yang harus kita pahami lebih dalam mengapa dengan anggota tubuh yang sama tetapi memiliki bentuk wajah yang berbeda. Salah satu jawabannya mengapa kita memiliki bentuk wajah yang berbeda yaitu agar kita saling mengenal. Untuk mengenal kita perlu belajar, mencari tau dan memahami suatu hal, agar kita bukan hanya mengenal nama dan bentuk fisik tubuhnya. Dari sini kita bisa mendapat jawaban bahwa untuk menjadi manusia terpilih dari manusia pilihan kita harus belajar agar kita memiliki suatu keunggulan dibanding yang lainnya.
Pendorong proses belajar itu berasal dari dalam dan dari luar diri kita. Proses belajar pertama kali dilakukan oleh keluarga kita yang disebut sebagai agen sosialisasi. Oleh keluarga kita diberitahu banyak hal tentang kehidupan kita. Selain diberitahu kita juga diajarkan untuk melakukan bermacam macam hal untuk menjalani kehidupan kita. Selanjutnya proses belajar tersebut diteruskan oleh lingkungan masyarakat dan juga lingkungan sekolah sebagai bagian dari agen sosialisasi. Proses belajar tersebut merupakan proses belajar dari luar diri kita. Setelah mengalami proses belajar tersebut diri kita mengalami perkembangan sehingga masuklah pada tahap selanjutnya yaitu belajar yang didorong dari dalam diri kita sendiri. Di mana pada proses ini muncul rasa ingin tahu kemudian mencari tahu hingga kita melakukan hal hal baru. Melalui proses inilah diri kita ketika lahir yang pada mulanya tidak memiliki pengetahuan maupun kemampuan sedikit demi sedikit terisi. Tetapi apa manusia lain tidak mengalami hal yang sama? Tentu manusia lain juga mengalami hal yang sama. Yang menjadi pembeda adalah bagaimana cara kita melalui proses tersebut.
Terdapat hambatan, rintangan, tantangan pada proses hidup. Cara kita menghadapi tantangan yang menjadi pembeda. Cara kita menghadapi gemblengan hiduplah yang menjadi pembeda, yang bertahan dan terus berjuang melewati gemblengan hiduplah yang menjadi manusia terpilih dari manusia pilihan. Dan yang terpenting dari itu semua, dari segala proses yang kita hadapi ingatlah kembali pada diri kita bahwa kita diciptakan untuk kembali pada Sang Pencipta. Untuk itu laluilah proses belajar, lewatilah gemblengan hidup, dan ingatlah untuk apa kita hadapi segala proses itu maka kita akan menjadi manusia terpilih dari manusia pilihan.

Rabu, 12 Desember 2018

Harta Memberi Bahagia (?)

Pada sebuah serial animasi Jepang terdapat dua cerita berbeda yang menarik yang memiliki kemiripan makna. Cerita pertama yaitu seorang kapten kapal bajak laut yang kapalnya dihantam oleh badai besar kemudian dia terdampar di sebuah pulau kecil (gundukan batu yang besar) yang dikelilingi lautan yang sangat luas bersama seorang anak kecil. Yang tersisa dari kapalnya yaitu sekarung besar emas dan sebungkus kecil makanan. Sang kapten kapal memberikan bungkus makanan itu kepada anak kecil tadi dan menyuruhnya untuk berada di sisi lain pulau sambil memerhatikan jika ada kapal yang lewat agar segera memberitahunya. Hari menuju minggu berganti bulan telah berlalu tanpa satu kapal pun lewat, makanan yang tersedia pun menipis bahkan berjamur. Anak kecil tadi memutuskan untuk melihat kapten kapal tadi dan dia mendapati sebuah karung besar yang masih utuh yang dikiranya berisi makanan. Anak kecil tadi berusaha membunuh kapten kapal tersebut dan mencuri bahan makanannya. Namun anak kecil tadi kaget setelah melihat kapten kapal yang awalnya bebadan gemuk menjadi sangat kurus dan bertambah kaget setelah mengetahui karung besar yang ia lihat berisi emas. Kemudian bajak laut itu berkata, "Hai bocah, sungguh menyedihkan bukan, kita memiliki banyak harta tetapi kita tidak bisa membeli makanan".
Kisah lainnya pada serial yang sama yaitu terdapat seseorang yang memiliki kapal yang sangat besar dan mewah yang terdapat banyak emas berkat kekuatan ajaib yang dimilikinya. Dia bisa mengubah sesuatu menjadi emas. Orang yang memiliki kapal tersebut memiliki masa lalu yang suram dimana dia direndahkan karena tidak memiliki uang. Kemudian dia hendak balas dendam kepada dunia yang dia anggap jahat kepadanya. Di kapal tersebut dia buat penjara bawah kapal yang mana sekelilingnya adalah emas. Tetapi orang orang di penjara itu merasa sangat lapar dan haus hingga siapapun yang baru masuk ke penjara itu ditawarkan emas yang dipegang untuk ditukar dengan makanan atau minuman. Padahal orang yang baru masuk penjara tadi bisa mendapatkan emas tanpa harus menukarkan makanan dan minuman jika orang tersebut memilikinya. Sekali lagi sebuah contoh bahwa harta yang sangat banyak tidak memiliki arti.
Harta merupakan suatu yang berwujud/benda (uang dan sebagainya) atau suatu yang tak berwujud yang menjadi tolok ukur kekayaan seseorang. Bagi sebagian orang menganggap bahwa harta itu sangat penting bagi hidupnya sehingga kehidupan dia hanya untuk mencari dan mendapatkan sebanyak banyaknya harta. Biasanya orang yang seperti ini menganggap harta sebagai benda benda mewah seperti uang, emas, rumah, maupun mobil mobil mahal. Selain itu ada juga orang yang menganggap harta bukan hanya benda ataupun barang barang mewah. Uang, emas dsb juga mereka anggap sebagai harta, tetapi ada hal lain yang mereka anggap sebagai harta yang tak kalah penting. Misalnya teman, keluarga, atau hal lainnya selain benda.
Jika uraian pada paragraf sebelumnya ditujukan kepada judul tulisan ini, maka kondisi yang mana yang dapat memberikan penjelasan dari judul tulisan ini? Mari sama sama kita uraikan kondisinya. Pertama, ada yang menganggap bahwa harta (uang) bisa memberikan kebahagiaan. Meskipun ada juga yang tak setuju dengan pendapat ini. Bagi yang menganggap harta bisa memberikan kebahagiaan, mereka memberikan contoh dengan uang kita bisa menyewa sebuah game atau membeli suatu hal yang kita suka maka dengan itu kita bisa merasa bahagia. Meskipun yang mengalami hal tersebut benar benar merasa bahagia tetapi orang lain menganggap hal tersebut bukanlah kebahagiaan sejati. Karna memang ada yang mampu mendapatkan atau mempunyai banyak harta tetapi mereka hanya merasakan kesenangan sesaat bukan benar benar merasakan sebuah kebahagiaan.
Kondisi yang lainnya yaitu ada seseorang atau sebuah keluarga dengan rumah yang tidak luas, tidak memiliki mobil yang dia punya yaitu satu sepeda motor untuk bekerja dan mengantar jemput anaknya sekolah, dan yang dia punya hanyalah benda benda sederhana untuk kebutuhan dasar sehari hari tanpa barang barang mewah seperti hiasan rumah yang mahal, perhiasan, ataupun berbagai alat teknologi yang terbaru. Dengan yang dia punya yaitu berupa istri/suami yang jujur dan bertanggung jawab serta peduli kepada keluarganya. Dia juga punya anak anak yang berbakti, teman maupun saudara yang begitu akrab dan peduli. Yang dia tidak punya adalah hutang terhadap orang lain, dia tidak punya permusuhan dengan orang lain. Dengan kondisi itu dia benar benar merasa bahagia karna tidak harus menjaga harta bendanya karna dia tidak khawatir kehilangan harta benda. Dia tidak perlu cemas untuk bertemu siapapun karna dia selalu berusaha menjaga hubungan baik dengan siapapun.
Bila orang orang menjadikan harta benda sebagai tujuan hidupnya, dia akan berusaha menjaga harta benda mereka agar tidak hilang. Dengan begitu dia akan terus memikirkan hartanya sehingga bisa tidak nyenyak untuk tidur. Kasur dan bantal yang empuk, serta suhu ruangan yang sejuk tidak bisa membuatnya nyenyak untuk tidur. Bakan bisa jadi dia akan sangat frustasi jika harta bendanya seketika lenyap baik sebagian ataupun seluruhnya. Dan jika harta benda benar benar menjadi tujuan hidupnya, kepeduliannya terhadap kebahagiaan keluarganya akan terabaikan. Dan dia akan mendapati sebuah keluarga yang tidak harmonis. Ketika harta bendanya benar benar lenyap seketika dia juga bisa kehilangan keluarganya yang semestinya bisa menjadi pemicu maupun pemacu untuk bertahan hidup.
Hal lain bisa terjadi kepada orang yang tidak menjadikan harta benda sebagai tujuan hidup utama ataupun sumber kebahagiaan. Ia tidak akan cemas terhadap harta bendanya dan bisa tidur dengan nyenyak mesti tanpa bantal kasur yang empuk dan suhu yang sejuk. Ia bisa tetap merasa senang selama ia bisa menjaga dan memerhatikan kebahagiaan keluarganya. Yang dia pikirkan yaitu kebahagiaan dirinya, keluarganya, juga orang orang disekitarnya sehingga dia akan mendapatkan dukungan ataupun tenaga tambahan dari alam untuk kehidupannya. Untuk itu carilah kebahagiaan untuk diri sendiri tanpa mengambil kebahagian orang lain dan tetap memperhatikan kebahagiaan orang lain. Maka kebahagiaan akan benar benar mengiringi kehidupanmu.

Selasa, 11 Desember 2018

Mengabadikan Moment

Zaman/peradaban manusia semakin berkembang, bergerak menuju ke arah yang lebih maju. Perkembangan peradaban manusia diawali dengan revolusi industri. Revolusi industri terjadi sekitar abad ke 18 di eropa (britania raya) yang kemudian menyebar ke seluruh dunia. Revolusi industri merupakan perubahan atau peralihan proses produksi dari tenaga hewan dan manusia menjadi tenaga mesin. Hal tersebut tidak lepas dari peran para ilmuan yang tumbuh di eropa. Para ilmuan itu berperan dalam menemukan alat alat yang mempermudah kegiatan produksi.
Revolusi industri diikuti oleh perkembangan teknologi. Teknologi merupakan alat yang mempermudah manusia dalam menjalani kehidupannya terutama dalam hal untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Teknologi berkembang dan akan terus tumbuh untuk mengganti maupun memperbaiki teknologi yang sebelumnya telah ada. Hal tersebut seperti tak bisa terelakkan karena manusia sebagai subyek perkembangan teknologi memiliki naluri untuk terus bergerak maju.
Berkembangnya teknologi memiliki efek yang menyertainya. Diantaranya yaitu modernisasi dan globalisasi. Modernisasi merupakan sikap seseorang untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan maupun perubahan yang terjadi di lingkungannya. Manusia secara alamiah juga mengalami suatu hal yang disebut sebagai perubahan. Perubahan bisa terjadi secara lambat maupun secara cepat. Perkembangan teknologi cenderung terjadi secara cepat dan jika manuisa tidak bisa mengikutinya ia akan tertinggal yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap kehidupannya akan mengalami kesulitan.
Berkembangnya teknologi juga memiliki dampak yang disebut sebagai globalisasi. Globalisasi yaitu suatu proses sosial yang mendunia. Dengan majunya teknologi sebuah proses sosial bisa menembus batas geografis dan juga waktu. Artinya suatu peristiwa di satu wilayah belahan dunia bisa dengan cepat diketahui oleh orang orang yang berada di wilayah belahan dunia lainnya dengan bantuan dari teknologi. Sebagai contoh pada awalnya kita bisa mengetahui hasil dari sebuah pertandingan olahraga di negara lain melalui siaran radio. Namun dengan ditemukannya satelit kita bisa menyaksikan secara langsung pertandingan olahraga yang dilaksanakan di benua lain.
Kini teknologi sangat sangat berpengaruh bahkan bisa juga disebut menguasai kehidupan manusia. Perilaku manusia sudah dipengaruhi oleh teknologi. Dengan hadirnya teknologi dalam genggaman segala kemudahan kita dapatkan. Namun kemudahan itu malah membuat orang menjadi tidak peduli dengan sekitarnya bahkan bisa menjadi tidak peduli dengan dirinya sendiri. Teknologi yang berada dalam genggaman menjadikan manusia enggan untuk bangkit dari pijakannya. Manusia bisa berkomunikasi dengan orang yang berada di negara lain, menyaksikan sebuah pertandingan olahraga di benua lain tanpa harus beranjak dari tempat tidur kita. Itu merupakan beberapa pengaruh yang diberikan teknologi terhadap perilaku kita entah itu berpengaruh baik ataupun buruk bagi manusia.
Terdapat pengaruh yang menurut penulis merupakan pengaruh yang menjengkelkan yang diberikan teknologi terhadap perilaku manusia. Beberapa diantaranya yaitu jika terjadi suatu peristiwa yang tidak menyenangkan, sebuah kecelakaan misalnya, orang orang lebih memilih menyibukkan diri untuk mengabadikan peristiwa tersebut dari pada memilih untuk membantu korban dari kecelakaam tersebut. Contoh lainnya yaitu ketika orang orang berkumpul untuk sekedar makan bersama misalnya, sambil menunggu makanan yang sedang disajikan banyak orang yang sibuk dengan gadgetnya dari pada mengobrol untuk berbagi pengetahuan. Dan contoh berikutnya yaitu ketika orang orang berlibur untuk sejenak melepas diri dari rutinitas yang menjenuhkan orang lebih memilih untuk mengabadikan waktu berliburnya dari pada menikmati dan mensyukuri liburan yang bisa ia rasakan.
Teknologi memang memberikan pengaruh bagi kita, tapi kita tidak tau pengaruh apa dan bagaimana teknologi mempengaruhi perilaku kita. Memang teknologi bisa memberikan kemudahan dan kesenangan bagi kita. Tapi bisa jadi teknologi memberikan kesenangan palsu bagi manusia.

Senin, 10 Desember 2018

One Piece

One piece merupakan sebuah serial anime manga dari Jepang yang sangat populer yang mana manga/komiknya terbit pertama kali di Jepang sekitar tahun 1997 dan animenya/serial animasinya tayang pertama kali di Jepang pada tahun 1999. Mangaka/komikusnya yaitu Eiichiro Oda atau penggemar memanggilnya Oda-sensei. Serial animanga ini sudah menerbitkan ratusan chapter dalam puluhan volume manga. Dari ratusan chapter tersebut juga sudah dibuat dan ditayangkan ratusan episode animasinya. Selain itu juga sudah dibuat belasan film tentang serial anime manga ini.
One piece bercerita tentang dunia bajak laut. Dalam dunia one piece lautan tetap menjadi wilayah terbesar dan daratan nampak seperti wilayah kota kota kecil dalam satu pulau. Terdapat pula sebuah pulau yang menjadi sebuah negara dipimpin oleh seorang raja. Bajak laut merupakan orang/sekelompok orang yang mengelilingi lautan mencari harta karun. Mereka bertahan hidup dengan berbagai cara, bahkan dengan cara merampok benda benda dari orang orang. Karena hal itulah bajak laut dikenal sebagai penjahat.
Dalam dunia one piece dikisahkan seorang pemuda bernama Monkey D Luffy yang berlayar memulai perjalanannya menjadi bajak laut diusia 17 tahun. Dia meninggalkan pulau tempat dia dibesarkan dan berlayar mengelilingi lautan dengan sebuah perahu kecil. Dia tidak serta merta menjadi bajak laut. Terdapat alasan maupun dorongan sehingga dia memutuskan untuk menjadi bajak laut. Alasan terkuatnya yaitu setelah dia bertemu dengan sekelompok bajak laut yang dipimpin oleh orang yang bernama Shanks. Pada mulanya Luffy meminta Shanks untuk mengajaknya menjadi bajak laut di kapal Shanks. Namun Shanks menolak dan malah mengejek Luffy bahwa dia tidak bisa menjadi bajak laut. Sampai pada akhirnya Luffy memutuskan untuk membuat kelompok bajak laut sendiri yang akan mengalahkan kelompok bajak laut Shanks dan mendapatkan harta karun terbesar yang dikenal dengan One Piece serta menjadi raja bajak laut.
Luffy memulai perjalannya menjadi bajak laut seorang diri. Dalam perjalanannya dia memutuskan untuk mencari setidaknya 10 orang untuk dijadikan sebagai teman bajak lautnya yang bisa membantu dia menjadi raja bajak laut. Terkumpulah satu demi satu teman bajak laut Luffy dengan berbagai keahlian dan tujuan yang berbeda dalam menjadi bajak laut pada mulanya. Kelompok bajak laut Luffy dikenal dengan kelompok bajak kaut topi jerami dengan lambang tengkorak yang memakai topi jerami pada bendera bajak laut mereka. Topi jerami tersebut merupakan titipan dari Shanks yang diberikan kepada Luffy sebagai bentuk janji bahwa Luffy akan mengembalikan topi tersebut kepada Shanks jika dia sudah menjadi bajak laut yang hebat.
Kelompok bajak laut topi jerami Luffy bukanlah kelompok bajak laut yang jahat yang merampas, merampok, ataupun membunuh orang orang. Mereka tetap bajak laut yang memiliki ambisi secara pribadi anggotanya dengan tujuan besarnya yaitu menjadikan Luffy sebagai raja bajak laut. Dengan ambisi dan tujuannya yang besar itu bukan berarti mereka menjadi penjahat yang mengganggu maupun meresahkan orang lain. Yang mereka lakukan justru sebaliknya. Banyak orang orang yang merasa tertolong oleh kehadiran mereka. Bahkan mereka beberapa kali menolong penduduk suatu pulau maupun sebuah kerajaan dari rencana maupun aksi jahat dari bajak laut lain. Namun tetap saja bagi yang belum pernah bertemu dengan bajak laut topi jerami akan mengenal mereka sebagai sekelompok penjahat yang diburu oleh angkatan laut.
Ya, dalam one piece terdapat penjaga keamanan yang disebut dengan angkatan laut. Bagi kebanyakan orang bajak laut adalah penjahat dan angkatan laut merupakan pahlawan. Angkatan laut dipimpin oleh seorang fleet admiral. Angkatan laut memiliki atasan yang disebut sebagai pemerintah dunia yang dipimpin oleh gorosei/lima tetua dalam pemerintah dunia. Seperti disebutkan sebelumnya tugas angkatan laut yaitu menjaga keamanan dunia one piece. Mereka membuat poster buronan dengan nilai hadiah dari para penjahat termasuk bajak laut. Angkatan laut menjaga keamanan dengan tekad dan semangat keadilan dalam jiwa setiap prajurit. Tetapi tidak semua angkatan laut diangap pahlawan bagi orang orang. Terdapat beberapa angkatan laut yang memanfaatkan statusnya sebagai angkatan laut untuk memperoleh ambisi mereka yang ambisius. Hal ini berkebalikan dari anggapan orang orang tentang bajak laut.
Inilah ironi/paradoks dari kehidupan nyata yang tergambarkan dalam one piece. Baik dan buruk bergantung pada siapa dan apa yang dinilai. Pandangan orang orang secara umum tentang hal yang baik dan buruk tidak sama dengan orang orang yang benar benar merasakan atau mengalami suatu peristiwa yang baik dan buruk. Maka dari itu untuk mengetahui suatu hal secara baik, kenalilah orang orang disekitarmu dan rasakanlah peristiwa yang terjadi secara mendalam. Dengan itu kita bisa benar benar mendapatkan suatu pengetahuan tentang suatu hal secara baik.

Minggu, 09 Desember 2018

Abstrak

Waktu terus berlalu, tanpa mengenal rambu rambu. Kita bisa mengatur waktu, tapi tidak bisa untuk menghentikan waktu. Pada waktu yang berlalu kita menanam rindu. Hidup kita selalu berada dalam waktu, untuk itu berilah isi pada waktu hidupmu. Isilah hidupmu dengan berbagai hal, tentu dengan hal hal yang kau suka. Meski terkadang kau mengisi hidupmu bukan dengan hal yang kau suka, tapi itulah yang harus kita lakukan. Anggaplah itu sebuah tantangan, untuk meningkatkan kualitas diri.
Terkadang memang untuk bisa melakukan hal yang kita suka, banyak tantangan yang harus kita hadapi. Diperlukan upaya yang lebih, agar kita benar benar bisa menikmati dalam melakukan hal yang kita suka. Tantangan dalam hidup memang diperlukan agar kita mengenal diri kita, agar kita dapat bertahan dalam kehidupan. Tantangan bisa berasal dari luar dan juga dari dalam diri kita sendiri. Jika kita berhasil dalam melewati tantangan, kita bukan hanya dapat melakukan hal yang kita suka tapi juga bisa memberikan isi dalam hidup orang orang di sekitar kita.
Untuk melewati tantangan diperlukan kualitas diri yang baik. Diperlukan komitmen, konsistensi untuk menjalani, melewati dan menyelesaikan tantangan agar kualitas diri semakin baik. Kecenderungan tantangan datang berasal dari luar diri kita. Hal itu merupakan sebuah keniscayaan, dan untuk itulah kita hidup. Namun, kita juga bisa menantang diri kita sendiri. Menantang untuk melakukan hal hal yang tidak kita sukai, maupun tidak melakukan hal hal yang kita sukai.
Seperti telah disebutkan sebelumnya, tanpa tantangan dari dalam diri kita pun sudah banyak tantangan yang menunggu kita untuk kita hadapi. Tetapi untuk menjadikan kita berbeda, untuk menjadikan kita lebih baik, untuk dapat mengisi hidup kita agar hidup kita tak diatur waktu kita harus menantang diri kita sendiri. Menantang diri kita dengan penuh resiko dan konsekuensi yang kita sadari. Dengan begitu kita bisa menjadikan diri kita lebih baik.
Maka dari itu mari buatlah tantangan pada hidup kita, hadapi tantangan itu, hadapi segala resiko serta konsekuensi dari tantangan yang kita tetapkan dengan penuh komitmen dan tanggung jawab serta rasa percaya bahwa kita bisa menyelesaikan tantangan yang kita buat. Nikmatilah segala tantangan yang kita hadapi, karena itu juga merupakan bagian dari mengisi hidup agar waktumu tak sekedar berlalu.

Sabtu, 08 Desember 2018

Jangan Kau Rusak Rantainya

Jangan kau rusak rantainya. Kalimat tersebut merupakan sebuah judul dari vidio motivasi. Kalimat yang juga sering kali diucap oleh para motivator meskipun diucap dengan sedikit berbeda namun tetap memiliki maksud yang sama. Bukan rantai besi dalam wujud benda, tetapi pencapaian sebuah target yang dicanangkan setiap hari, yang ditandai dengan menyilangkan sebuah tanggal pada kalender sebagai bukti target telah dicapai. Misalnya seperti yang penulis lakukan yaitu membuat sebuah tulisan per hari selama 31 hari pada bulan Desember di tahun 2018. Pada tanggal 3, 4, 5 dan seterusnya tulisan berhasil dibuat dan tanggal tersebut diberi tanda silang dengan alat tulis sebagai bukti target tercapai. Jika semua tanggal dalam kalender disilang maka tanda silang tersebut akan terlihat seperti rantai.
Apakah hal itu penting? Bagi penulis hal tersebut merupakan hal yang penting. Untuk mencapai sebuah target atau pun tujuan terdapat tahapan tahapan yang harus dilalui. Rasanya sulit atau bahkan mustahil kita mencapai target bila kita melewatkan tahapan yang harus dilalui. Terdapat pengalaman yang penulis alami beberapa waktu yang lalu berkaitan dengan jangan merusak rantainya untuk mencapai target. Sekitar setahun yang lalu, penulis mengidap flek paru paru yang mengharuskan mengkonsumsi obat rutin selama 6 bulan. Pada 2 bulan pertama penulis diharuskan meminum 3 tablet obat yang cukup besar berwarna merah setiap hari tanpa boleh terputus. Jika melewatkan meminum obat satu hari saja akan berpengaruh pada proses pengobatan dan diharuskan untuk memulai kembali meminum obat setiap hari selama 2 bulan dari awal. Jika itu tidak dilakukan dan flek paru paru semakin berkembang proses pengobatan akan semakin sulit bahkan harus dilakukan penyuntikan yang rutin agar flek nya hilang. Itulah contoh yang penulis alami betapa pentingnya untuk tidak merusak rantai agar tujuan tercapai.
Dan hal lain yang menjadikan pentingnya kita untuk tidak merusak rantainya supaya mencapai tujuan yaitu, hal yang kita lakukan setiap harinya akan terekam oleh seluruh anggota tubuh kita. Setelah suatu hal atau kegiatan yang kita lakukan setiap harinya terekan oleh anggota tubuh kita hal tersrbut akan menjadi pembiasaan bagi diri kita. Pembiasaan tersebut akan memudahkan kita untuk mencapai tujuan kita. Sebagai contoh membuat tulisan per hari selama 31 hari. Pada hari pertama, kedua, ketiga, keempat kita berhasil membuat tulisan. Bagaimana dan apapun tulisannya mulailah untuk membuat tulisan. Dan hal itu akan terekam oleh seluruh anggota tubuh kita, oleh jari jari bahkan oleh otak kita. Jika terus dilakukan maka akan menjadi pembiasaan bagi diri kita, dan anggota tubuh kita akan dengan mudah untuk melakukan hal tersebut. Jika pada awalnya otak kesulitan untuk mencari referensi tulisan, maka dengan sendirinya nanti otak kita akan dengan mudah untuk menemukan referensi sebagai tulisan karena sudah terekam dan menjadi pembiasaan bagi otak kita.
Lalu bagaimana jika karna satu dan lain hal kita melewatkan satu hari pembiasaan yang telah kita lakukan? Tentu hal itu akan berdampak negatif jika tidak disikapi dengan baik. Sekali saja memutus rantai pembiasaan makan akan terekam oleh seluruh anggota tubuh dan menjadikan sebuah pembiasaan baru. Melalui kalimat jangan rusak rantainya penulis memahami ungkapan menulislah seperti shalat yang diungkapan oleh (alm) Nusa Putra yang menjadi dosen sekaligus inspirator dalam menulis. Bagi seorang muslim wajib melakukan shalat lima kali dalam sehari. Kita akan merasa akan ada hal yang kurang dalam hidup jika belum melaksanakan shalat bagi yang sudah terbiasa melaksanakan shalat. Dan kita tidak akan pernah bosan melaksanakan shalat bukan karna sebuah kewajiban tetapi karna sudah menjadi pembiasaan dan sesungguhnua shalat itu merupakan kebutuhan bagi kita. Kontinuitas dan konsistensi dalam shalat menjadi modal bagi kita agar bisa menulis secara konsisten.
Namun dari semua hal yang diuraikan di atas ada hal yang penting yang disampaikan dalam sebuah vidio motivasi. Yaitu untuk apa kita tetap menjaga rantainya agar tak terputus? Kita menjaga rantainya tak terputus untuk mencapai tujuan. Kemudian setelah tujuannya tercapai lalu apalagi? Menetapkan tujuan baru. Jika hal itu yang menjadi jalan hidup kita maka hidup kita akan seperti roda yang berputar ditempat. Dia tidak akan bergerak maju. Apalagi jika tujuan yang kita tetapkan merupakan tujuan duniawi saja. Dan jika kita tidak berada di dunia lagi, kehidupan kita seperti benar benar telah berakhir. Padahal terdapat kehidupan setelah kehidupan di dunia.
Segala tujuan yang kita capai di dunia akan tak ada gunanya bagi kita jika tujuan kita tidak diridoi oleh Allah. Semuanya akan menjadi tak bernilai. Begitu juga dengan tantangan yang sedang dijalani ini. Meskipun tatangan menulis selesai dilakukan namun jika tulisan yang dibuat bukan tulisan yang baik, bukan tulisan yang bermanfaat, tidak menginspirasi orang untuk berbuat baik (meskipun inspirasi/hidayah itu datangnya dari Allah) maka akan terasa kosong semua hal yang dilakukan dan tujuan yang telah dicapai. Akan tetapi tetap hiduplah untuk sebuah tujuan, tetap jagalah rantainya agar tak terputus supaya mencapai tujuan, dengan catatan pastikanlah tujuan yang kita tetapkan itu diridoi oleh Allah karena tanpa ridho Allah semua yang kita lakukan akan menjadi nol. Dan dengan ridho Allah semua yang kita lakukan akan sangat bernilai.

Jumat, 07 Desember 2018

Evaluasi

Hari ini memasuki hari yang ke tujuh di bulan Desember, yang juga memasuki hari ke lima sejak memulai tantangan menulis selama 31 hari. Sampai saat ini dalam menghadapi tantangan tersebut penulis masih merasa kesulitan untuk menentukan hal apa yang akan ditulis untuk menunaikan tantangan. Penulis merasa masih kesulitan dalam mencari, menemukan, hingga menentukan referensi yang bisa dijadikan sebagai bahan tulisan. Sampai pada akhirnya penulis merasa harus melihat kembali tulisan tulisan yang telah dibuat sebelumnya dan melakukan evaluasi terhadap tulisan tersebut.
Tulisan pertama yang dibuat pada hari senin tanggal 3 Desember bertepatan dengan pelaksanaan ujian semester di sekolah tempat penulis mengajar. Berawal dari rasa bosan dalam mengawas ujian, penulis mencoba untuk membuat catatan tentang hal apa saja yang terjadi dari pagi samapai waktu ujian tersebut. Tulisan ini seperti catatan lapangan yang ada dalam penelitian. Tulisan atau catatan yang menggambarkan kejadian apa saja yang terjadi pada tempat pada waktu tertentu. Pada catatan lapangan yang ada dalam penelitian, hal yang terjadi harus dituliskan secara rinci untuk mendapatkan gambaran maupun data yang lengkap untuk membuat laporan penelitian. Namun pada tulisan yang pertama ini sebuah kejadian tidak dituliskan secara rinci karena terdapat tujuan yang lain yaitu untuk memulai dan membiasakan diri untuk membuat tulisan setiap harinya.
Pada tulisan yang kedua berisi tentang keputusan untuk membuat tantangan menulis. Berawal dari sebuah keresahan bahwa tahun ini memasuki bulan yang terakhir tetapi penulis merasa tahun ini hanya akan berlalu begitu saja. Tidak ada hal hal yang berbeda ataupun yang spesial di tahun ini. Meskipun ada satu kabar baik yang didapat berkaitan dengan kegiatan penulis sebagai pengajar. Tetapi hal itu terasa tidak terlalu istimewa. Dari keresahan itulah tantangan dibuat dan dinyatakan dalam sebuah tulisan. Tantangan harus dibuat dan dinyatakan dalam bentuk tulisan sebagai bukti dan komitmen yang harus dijaga dan ditunaikan.
Tulisan ketiga dibuat dari rasa kebingungan tentang hal apa yang akan ditulis untuk menunaikan tantangan. Untuk menghilangkan rasa bingung tersebut penulis mencoba memahami apa itu menulis. Untuk itu penulis membuka dan mencari arti dari menulis dalam kbbi. Setelah ditemukan penulis langsung menyalin pengertian tersebut dan mencoba untuk membuat tulisan dari arti menulis menurut kbbi. Penulis mencoba membuat tulisan dengan menguraikan pengertian menulis menurut kbbi dengan sudut pandang penulis. Hingga selesailah tulisan tersebut, dan setelah penulis baca ulang tulisan tersebut seperti tips untuk diri sendiri -bahkan bisa jadi untuk orang lain- tentang bagaimana untuk memulai membuat tulisan.
Lanjut pada tulisan yang keempat berasal dari pertanyaan apakah penulis mampu untuk menunaikan atau menyelesaikan tantangan yang penulis buat untuk diri sendiri. Seketika pikiran penulis tertuju pada kalimat bijak dari Henry Ford yang penulis kutip untuk mengisi halaman persembahan pada skripsi yang penulis buat. Kalimat tersebut adalah "penemuan terbesar manusia adalah manusia dapat melakukan hal hal yang sebelumya mereka sangka tidak bisa mereka lakukan". Kalimat tersebut menjadi cambuk bagi penulis yang membangkitkan rasa yakin bahwa penulis bisa menyelesaikan tantangan yang dibuat. Rasa yakin bahwa tantangan tersebut bisa diselesaikan juga muncul karena penulis sudah memulai membuat tulisan untuk menyelesaikan tantangan. Rasa yakin tersebut juga terinspirasi dari kalimat bijak yang penulis buat dalam halaman persembahan pada skripsi penulis. Kalimat bijak yang penulis buat yaitu, "memulai adalah cara terbaik untuk mencapai tujuan". Sungguh sangat mengherankan dan aneh rasanya bila penulis tidak meyakini dan melaksanakan kalimat bijak ataupun motivasi yang penulis buat sendiri.
Dan tulisan kelima yaitu tulisan ini, rasanya tulisan ini muncul dari pembiasaan yang sudah dilakukan selama 4 hari sebelumnya. Meskipun masih sempat diliputi rasa bingung tentang hal apa yang akan ditulis, namun kalimat bijak ataupun motivasi yang sebelumnya disebutkan menjadi bukti bahwa memulai menjadi hal penting untuk mencapai tujuan kita. Meskipun saat ini masih belum sepenuhnya terbukti, dengan memulai suatu hal dan menjadikannya sebagai pembiasaan hal tersebut akan terekam dan disimpan oleh seluruh anggota tubuh kita. Ketika sudah menjadi kebiasaan maka selanjutnya kita akan mudah untuk melakukan hal itu sehingga kita selangkah lebih maju dalam mencapai tujuan kita yang sebelumnya kita sangka tidak bisa kita capai.