Materi 1:
Geografi dan Keruangan
- Dampak Letak Geografis: Kondisi letak Indonesia
yang diapit dua benua dan dua samudra membawa dampak positif pada sektor
ekonomi. Dampak utamanya adalah kegiatan perdagangan meningkat karena
Indonesia menjadi jalur pelayaran strategis internasional.
- Dinamika Kependudukan: Sensus tahun 2020 mencatat
penduduk Indonesia mencapai 270,20 juta jiwa. Dampak negatif dari padatnya
penduduk ini adalah meningkatnya jumlah pengangguran apabila tidak
diimbangi dengan lapangan kerja yang memadai. Selain itu, masalah
kependudukan yang terus dihadapi Indonesia adalah penyebaran penduduk yang
tidak merata.
- Beban Ketergantungan: Berdasarkan tren beban
ketergantungan (dari angka 50,5 di 2010 turun menjadi 47,7 di 2020), maka
pernyataan yang paling tepat adalah beban ketergantungan usia muda
terhadap usia tua semakin menurun yang menunjukkan usia muda semakin
produktif.
- Faktor Pendorong Urbanisasi: Urbanisasi adalah
perpindahan masyarakat dari desa ke kota. Faktor pendorong yang berasal
dari desa adalah karena desa masih terfokus di sektor pertanian sehingga
lapangan kerja alternatif sangat minim.
- Interaksi Antarruang (Suplai Barang): Pada
ilustrasi tiga wilayah, jika wilayah A dan wilayah B surplus sayuran namun
minus ikan, sementara wilayah C surplus ikan , maka bentuk interaksi yang
benar adalah wilayah A dan wilayah B dapat disuplai oleh wilayah C.
- Hukum Jarak dalam Interaksi: Apabila wilayah A
dan B sama-sama membutuhkan rempah dari wilayah C , dan ternyata jarak
antara wilayah A dengan wilayah C jauh lebih dekat , maka hukum
keruangannya adalah interaksi antara wilayah A dan wilayah B melemah
(karena A akan memprioritaskan C yang lebih efisien).
- Kondisi Geologis Jepang: Bencana gempa dan gunung
api yang sering terjadi di Jepang disebabkan oleh dua faktor utama. Pertama,
Jepang merupakan bagian dari cincin api (Ring of Fire). Kedua, Jepang terletak
pada perbatasan lempeng Benua Asia dan lempeng Samudra Pasifik.
Materi 2:
Sosiologi dan Interaksi Sosial
- Faktor Interaksi Sosial: Perilaku meniru persis
gaya berpakaian atau atribut fisik seseorang, seperti memakai seragam
batik dengan cara yang sama persis , disebut dengan imitasi.
- Bentuk Kerja Sama: Kegiatan gotong royong
membersihkan lingkungan kampung bersama warga merupakan wujud interaksi
sosial berbentuk kerjasama.
- Mobilitas Sosial: Perpindahan pekerjaan dalam
kedudukan/derajat yang sama disebut mobilitas sosial horizontal. Contohnya
adalah seorang manajer perusahaan minyak di Kalimantan dipindahtugaskan ke
perusahaan minyak di Sulawesi.
- Perubahan Sosial: Proses pendidikan yang sangat
panjang hingga jenjang doktoral (S3) merupakan contoh dari perubahan
lambat (evolusi) apabila dilihat berdasarkan waktunya.
- Kontak Sosial Sekunder Langsung: Kontak sosial
yang dilakukan dengan menggunakan alat (sekunder) tetapi terjadi secara
tatap muka real-time (langsung) ditunjukkan pada contoh panggilan
video (video call) untuk membahas tugas. Kegiatan rapat jarak jauh melalui
layar gawai ini juga merupakan wujud dari globalisasi komunikasi.
- Dampak Negatif Teknologi pada Anak: Berbagai
serangan dunia maya secara digital dapat mengganggu kehidupan psikososial
anak. Solusi paling tepat adalah kita harus bijaksana dalam menggunakan
teknologi agar nilai-nilai luhur, kebudayaan serta identitas jati diri
bangsa tidak hilang.
- Menyikapi Keberagaman & Konflik: * Agar
keberagaman di Indonesia berdampak positif, kita harus senantiasa mengenal,
memahami, serta menghargai keberagaman yang ada.
- Jika terjadi ketegangan atau konflik antaretnis
akibat ketimpangan kontrol ekonomi/industri , resolusi terbaik yang bisa
diambil oleh pengambil kebijakan adalah meninjau ulang hukum baru yang
muncul dan memberikan hak serta kewajiban yang sesuai kepada
masing-masing penduduk.
Materi 3:
Sejarah Kebangsaan & Dunia
- Peninggalan Praaksara: Peninggalan kebudayaan
zaman megalitikum berupa meja batu besar yang berfungsi sebagai tempat
meletakkan sesaji disebut Dolmen. * Akulturasi Hindu, Buddha & Islam:
- Candi Borobudur merupakan peninggalan Jawa Kuno
milik umat Budha.
- Tradisi Sekaten adalah budaya peninggalan Sunan
Kalijaga untuk menyebarkan agama Islam. Namun, karena merupakan
akulturasi, kesimpulannya adalah meskipun Sekaten berakar pada tradisi
Islam, beberapa elemen perayaan mengandung pengaruh Hindu/Budha.
- Dampak Tanam Paksa: Kebijakan Cultuurstelsel
(Tanam Paksa) tahun 1830 memang menyengsarakan rakyat karena mewajibkan
lahan untuk ditanami komoditi ekspor. Meski begitu, terdapat dampak
positif yaitu rakyat Indonesia jadi mengenal berbagai teknik menanam dan
jenis-jenis tanaman baru.
- Pergerakan Nasional: Faktor yang memicu
pergerakan dari luar negeri (eksternal) adalah kemenangan Jepang terhadap
Rusia pada 1905 yang membangkitkan rasa percaya diri rakyat Asia , dan Gerakan
Turki Muda yang menanamkan nasionalisme kebangsaan.
- Persiapan Proklamasi: Keputusan para golongan
muda yang menculik Soekarno-Hatta ke Rengasdengklok membawa manfaat besar,
karena peristiwa Rengasdengklok pada akhirnya mempercepat terselenggaranya
proklamasi kemerdekaan Indonesia.
- Revolusi Kemerdekaan (Surabaya): Perjuangan
heroik melawan penjajah pada 10 November di Surabaya dipimpin oleh
pahlawan nasional Bung Tomo. Pertempuran dan kontak senjata antara milisi
Indonesia dengan pasukan sekutu di Surabaya tersebut dilatarbelakangi oleh
peristiwa tewasnya Jendral A.W.S. Mallaby.
- Pemberontakan Andi Azis: Peristiwa Andi Azis
adalah perlawanan pasca kemerdekaan karena menolak masuknya tentara TNI
(APRIS) ke Makassar. Ia menangkap Letkol A.J. Mokoginta. (Catatan : Secara sejarah perlawanan ini digagalkan oleh militer
Indonesia dan Andi Azis dipenjara.)
- Orde Lama & Orde Baru:
- Penyimpangan konstitusional pada era Demokrasi
Terpimpin antara lain: lembaga negara yang berintikan asas Nasakom,
pembentukan MPRS diangkat oleh presiden, dan ketetapan mengenai pengangkatan
presiden seumur hidup.
- Krisis moneter dunia 1997 membuat perekonomian
dan kestabilan politik Indonesia sangat terpuruk. Hal ini karena
melemahnya nilai tukar Rupiah sehingga banyak perusahaan yang gulung
tikar dan memicu lonjakan jumlah pengangguran terbuka. Kondisi ini
melatarbelakangi runtuhnya Orde Baru dan lahirnya gelombang reformasi di
tahun 1998.
Materi 4:
Ekonomi, Pasar, dan Kesejahteraan
- Fungsi Regulasi Pemerintah: * Jika terjadi
lonjakan harga sembako dan pemerintah turun tangan memantau pasar , ini
membuktikan fungsi pemerintah dalam upaya mengontrol harga kebutuhan pokok
untuk kebutuhan masyarakat.
- Pemerintah juga dapat berperan sebagai regulator
dalam mengatasi kekurangan stok beras. Kebijakan regulator jangka panjang
yang tepat untuk menstimulasi persediaan beras di dalam negeri adalah
dengan memberikan subsidi pupuk dan benih kepada petani.
- Hukum Penawaran & Permintaan: Apabila tingkat
permintaan terhadap barang meningkat tajam sementara penawarannya menurun
drastis secara bersamaan , maka harga barang akan naik akibat terjadinya
kelangkaan barang. * Kerjasama Ekonomi Asean & Internasional:
- Salah satu kontribusi nyata Indonesia dalam
kerja sama ekonomi dan industri ASEAN adalah berdirinya ASEAN Aceh
Fertilizer Project (pabrik pupuk di Aceh).
- Contoh kerja sama atau organisasi ekonomi di
level regional adalah APEC (kerja sama negara Asia-Pasifik) dan MEE
(Masyarakat Ekonomi Eropa).
- Perdagangan Internasional & Potensi Lokal:
- Terdapat beberapa hal yang dapat menghambat laju
ekspor impor, di antaranya adalah perbedaan mata uang antarnegara dan
terjadinya peperangan atau konflik negara.
- Untuk komoditas ekspor andalan unggulan
Indonesia dari sektor pertanian/perkebunan adalah kelapa sawit.
- Kekayaan lokal seperti wisata budaya Borobudur,
batik, dan pertunjukan wayang sangat prospektif dalam menggerakkan
ekonomi kreatif di subsektor seni pertunjukkan dan kerajinan.
- Redistribusi Pendapatan & Koperasi:
- Adanya kebijakan subsidi pemerintah untuk
pengguna angkutan umum yang dibayarkan menggunakan anggaran dari hasil
penarikan pajak disebut redistribusi vertikal. Hal ini karena dana
bersumber dari pemindahan kekayaan dari orang kaya ke orang miskin, yaitu
dari iuran pajak masyarakat berpenghasilan tinggi.
- Bentuk badan usaha / lembaga sosial yang paling
cocok karena berasaskan pada gotong royong dan kekeluargaan adalah wujud
konkret dari berjalannya fungsi lembaga ekonomi (koperasi).
- Tanggung jawab perusahaan (Corporate Social Responsibility) berskala multinasional dapat dialokasikan untuk ekonomi pedesaan dengan jalan membantu mengembangkan dunia usaha kecil dan menengah serta koperasi di lingkungan masyarakat.
- Dampak AFTA (ASEAN Free Trade Area)
- Upaya menghindari dampak negatif: Pemerintah dan
masyarakat berfokus meningkatkan kualitas barang lokal melalui
standardisasi dan kampanye "Bangga Buatan Indonesia" agar tidak
kalah dari produk impor yang masuk bebas bea.
- Upaya mendapatkan dampak positif: Produsen UMKM
maupun industri dalam negeri didorong dengan insentif untuk memperluas
target penjualannya (ekspor) secara bebas ke pasar negara-negara tetangga
yang populasinya sangat besar.
- Solusi Dampak Tontonan YouTube
- Pemerintah dapat membuat regulasi pemfilteran
batasan umur, meluncurkan program literasi digital (agar warganet bijak
bermedia), dan menekan platform YouTube untuk mendahulukan algoritma yang
mengutamakan video-video bermuatan edukasi kebudayaan. Selain itu,
perluasan infrastruktur internet (seperti satelit/fiber optik) dapat
memeratakan akses ke seluruh pelosok negeri.
- Dinamika Perdagangan Antarwilayah
- Faktor Pendorong: Adanya perbedaan sumber daya
alam, perbedaan penguasaan teknologi/produksi, serta motivasi memperoleh
keuntungan dari selisih harga.
- Faktor Penghambat: Kondisi cuaca/geografis yang
ekstrem, biaya logistik dan ongkos angkut yang mahal, serta rusaknya
akses infrastruktur (jalan penghubung antarprovinsi).
- Manfaat: Memudahkan rakyat memenuhi barang yang
tidak ada di desanya, membuka lowongan kerja baru dalam bidang
distribusi/transportasi, dan mendorong spesialisasi keahlian di tiap
wilayah.
- Tuntutan Reformasi pada Orde Baru
- Gerakan Reformasi tahun 1998 pecah
dilatarbelakangi karena krisis multidimensi. Penyimpangan yang terjadi
adalah lumpuhnya hukum dan mengakar kuatnya praktik korupsi, kolusi, dan
nepotisme (KKN). Demokrasi tersumbat, kebebasan masyarakat untuk
berpendapat dan menyampaikan kritik sangat dibatasi oleh rezim aparat
negara.
- Perbedaan Kontak Sosial
- Kontak Sosial Primer: Interaksi sosial secara tatap
muka fisik di satu tempat. (Contoh: Berdiskusi langsung dengan guru
dan teman sebangku di dalam kelas.)
- Kontak Sosial Sekunder: Interaksi dengan menggunakan media perangkat atau alat bantu. (Contoh: Mengirim pesan teks melalui WhatsApp Grup untuk berkoordinasi membicarakan tugas kelompok.)
banyak banget materi ass nya :(
BalasHapuskalau dibaca serius dan berulang yakin bisa ngerjainnya
Hapuswaduhh
Hapuslah iya kalo belajar jadi gampang cuy 😎
BalasHapusha
BalasHapusho
Hapus