I. Dinamika Kependudukan
A. Angka Kelahiran
Angka kelahiran per tahun dikategorikan tinggi jika angka kelahiran
per tahun lebih besar dari 30 kelahiran per 1.000 penduduk
B. Komposisi dan Usia Produktif
Komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk berdasarkan karakteristik
tertentu, seperti usia, jenis kelamin, dan mata pencaharian
1. Tujuan Komposisi
Penduduk: Untuk mengetahui sumber daya manusia yang ada di suatu wilayah, yang
nantinya berguna untuk perencanaan pembangunan
2. Kelompok Usia
Produktif (Dewasa): Kelompok usia yang termasuk kategori usia produktif adalah 15-64 tahun
3. Kelompok Usia
Nonproduktif:
o Usia Muda: 0–14 tahun
o Usia Tua: $>65$
tahun
C. Piramida Penduduk Piramida penduduk menggambarkan komposisi penduduk
berdasarkan usia dan jenis kelamin.
1. Piramida Penduduk Muda
(Expansive): Dicirikan dengan angka kelahiran tinggi dan angka kematian yang
rendah, sehingga jumlah penduduk muda lebih banyak
2. Piramida Penduduk Tua
(Constructive): Memiliki angka kelahiran yang menurun dan
tingkat kematian yang rendah, dengan kelompok umur muda lebih sedikit dibanding
kelompok umur tua
3. Piramida Penduduk
Stasioner (Stationary): Dicirikan dengan angka kelahiran dan
angka kematian sama-sama rendah (seimbang), serta jumlah usia muda
hampir sama dengan usia dewasa
D. Dampak Pertumbuhan Penduduk Cepat (Ledakan Penduduk)
Salah satu dampak negatif dari pertumbuhan penduduk yang cepat di daerah
perkotaan adalah terjadinya penyempitan lahan akibat pembangunan industri
dan perumahan
II. Mobilitas Sosial dan Keragaman
A. Mobilitas Sosial
Mobilitas Sosial diartikan sebagai perpindahan suatu kelas sosial ke kelas sosial
lainnya
1. Mobilitas Horizontal: Perpindahan individu
atau objek sosial dari satu kelompok sosial ke kelompok sosial lainnya yang sederajat
dan tidak mengubah derajat kedudukan
o Contoh: Seorang Kepala
Sekolah Kota A dipindah tugaskan menjadi Kepala Sekolah Kota B (jabatan tetap
Kepala Sekolah)
2.
Mobilitas Vertikal Naik (Social Climbing): Peningkatan status
sosial.
o Contoh: Anak dari
keluarga ekonomi tidak mampu berhasil menjadi seorang sarjana
3. Faktor Pendorong: Salah satu faktor
pendorong terjadinya mobilitas sosial adalah kondisi sosial
4. Faktor Penghambat: Salah satu faktor
penghambat mobilitas sosial adalah kemiskinan
o Perbedaan Rasial dan
Agama juga menjadi faktor penghambat, terutama jika menciptakan sistem kelas
tertutup
B. Saluran Mobilitas Sosial
·
Lembaga Pendidikan: Berperan penting karena memberikan
peluang untuk meningkatkan status dan kualitas seseorang dari yang semula
rendah menuju tingkat yang lebih tinggi
·
Organisasi Ekonomi: Saluran yang terkait dengan peningkatan
status sosial melalui penghasilan dan jabatan yang diterima di sebuah
organisasi
·
Pernikahan: Dapat menjadi saluran mobilitas sosial,
di mana seseorang yang menikah dengan orang terpandang dapat meningkatkan derajat
sosial seseorang
C. Dampak Mobilitas Sosial
1. Dampak Positif: Meningkatkan
integrasi sosial dan mempercepat tingkat perubahan sosial masyarakat ke
arah yang lebih baik
2. Dampak Negatif: Timbulnya konflik,
yang dipicu oleh benturan-benturan nilai dan kepentingan, terutama jika
masyarakat tidak harmonis
D. Keragaman dan Masyarakat Multikultural
·
Masyarakat Multikultural: Masyarakat yang
menjunjung tinggi perbedaan dan tidak membedakan antara kelompok minoritas dan
mayoritas
·
Istilah Lain: Istilah lain dari masyarakat multikultural
adalah Masyarakat Majemuk
·
Manfaat/Fungsi Keragaman Budaya:
o Menjadi daya pikat
bangsa asing
o Sebagai fungsi bagi pembangunan
nasional
III. Bentuk Muka Bumi dan Sumber Daya Alam
A. Bentuk Muka Bumi Daratan
·
Pegunungan: Ditandai dengan permukaan bumi berupa
rangkaian bukit yang berjajar dan memiliki ketinggian lebih dari 1000 mdpl
B. Aktivitas Ekonomi
Berdasarkan Bentuk Muka Bumi
|
Bentuk Muka Bumi |
Jenis Tanaman Khas |
Aktivitas Ekonomi |
|
Dataran Tinggi |
Teh, kopi, sayuran,
dan apel |
Pertanian (berhawa sejuk), Pariwisata |
|
Pantai/Pesisir |
Rumput laut,
Mangrove |
Penangkapan ikan, budidaya mutiara, pembuatan garam, pariwisata |
|
Dataran Rendah |
Padi, jagung,
kedelai |
Pertanian, Industri, Pemukiman, Perdagangan |
|
Umum (Semua Daerah) |
- |
Peternakan sapi, kerbau, dan kuda (Peternakan hewan besar) |
|
Pertambangan |
- |
Pemanfaatan mineral demi kesejahteraan (Contoh: Pertamina untuk
minyak bumi) |
IV. Dinamika Litosfer (Tenaga Pembentuk Muka Bumi)
A. Tenaga Endogen
Tenaga yang berasal dari dalam bumi dan bersifat konstruktif atau
membangun
1. Tektonisme: Tenaga geologi dari
dalam bumi yang mengakibatkan perubahan letak lapisan batuan. Tenaga ini
membentuk Lipatan dan Patahan
o Gerak Epigenesa: Gerakan kulit bumi
yang relatif lambat dan berlangsung dalam waktu lama di daerah yang
luas, mengakibatkan daratan seolah-olah naik atau turun
2.
Gempa Tektonik: Getaran kulit bumi yang diakibatkan
oleh adanya pergeseran lempeng-lempeng yang ada di bumi
B. Tenaga Eksogen
Tenaga geologi yang berasal dari luar bumi dan bersifat destruktif/merusak
1. Erosi: Proses pengikisan
permukaan bumi yang diakibatkan oleh air, angin, gelombang, dan gletser/es
2. Sedimentasi: Proses pengendapan
material/bahan-bahan yang terbawa oleh air, angin, atau gletser/es
V. Perpindahan Penduduk (Migrasi)
1. Sirkulasi: Perpindahan penduduk
yang bersifat sementara dari suatu daerah ke daerah lain yang terjadi berulang-ulang
tanpa tujuan menetap
2. Urbanisasi: Perpindahan penduduk
dari desa ke kota dengan tujuan menetap
3. Emigrasi: Perpindahan penduduk
dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap
4. Imigrasi: Masuknya penduduk
dari negara lain ke negara sendiri untuk menetap
VI. Dinamika Atmosfer (Perubahan Iklim dan Cuaca)
A. Penyebab Perubahan Iklim
Perubahan iklim sebagian besar disebabkan oleh aktivitas manusia, terutama
dari pembakaran bahan bakar fosil yang menghasilkan emisi gas rumah kaca
B. Pengaruh Cuaca/Iklim
1. Pengaruh Buruk
terhadap Lingkungan: Rusaknya ekosistem pesisir dan menurunnya kualitas dan kuantitas air
2. Pengaruh di Bidang
Pertanian: Kondisi cuaca dan iklim sangat menentukan kapan waktu tanam dan jenis
tanaman yang akan dibudidayakan
3. Pengaruh di Bidang
Kesehatan: Pada musim hujan yang ekstrem, potensi terjadinya wabah penyakit yang
meningkat adalah wabah demam berdarah atau malaria
4. Pengaruh di Bidang
Kegiatan Ekonomi: Proses produksi perusahaan ditentukan oleh antisipasi cuaca. Contohnya,
perusahaan pakaian tebal cenderung banyak berproduksi di daerah yang memiliki
cuaca dingin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar